Ketua MPR RI Tegaskan UU Cipta Kerja Terinspirasi Spirit Bung Karno

Ilustrasi - Omnibus Law UU Cipta Kerja. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan salah satu yang melatarbelakangi lahirnya UU Cipta Kerja adalah spirit Berdikari (berdiri di atas kaki sendiri) Presiden RI pertama Sukarno (Bung Karno) yang menyatakan bahwa Indonesia harus mampu berdikari secara ekonomi.

Acuantoday.com, Jakarta- Omnibus Law UU Cipta Kerja lahir bertujuan untuk memperbanyak wirausaha. Sehingga bangsa Indonesia kedepannya tak hanya menjadi konsumen atas beragam barang impor, melainkan bisa menjadi produsen yang mampu memenuhi kebutuhan logistik dalam negerinya.

“Dalam istilah Presiden Soekarno, Indonesia harus mampu Berdikari (berdiri di atas kaki sendiri)  secara ekonomi. Berdiri di atas kaki sendiri, tak bergantung negara lain. Semangat inilah yang mendorong kelahiran UU Cipta Kerja,” jelas Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) pada pengundian dan pengumuman pemenang give away di Jakarta, Minggu (1/11).

Ia mencontoh, salah satu pasal dalam UU Cipta Kerja yang telah mengubah berbagai kerumitan berusaha menjadi lebih mudah. Misalnya, kini tak ada lagi modal minimal Rp 50 juta untuk mendirikan perseroan terbatas (PT).

Batas minimal anggota dalam mendirikan koperasi juga dipermudah, dari semula harus dua puluh orang untuk koperasi primer, menjadi hanya sembilan orang (pasal 6 ayat 1 UU Cipta Kerja). Sektor UMKM juga sangat dimanjakan.

“UU Cipta Kerja mewajibkan pemerintah memberikan banyak bantuan dari mulai perizinan, produksi, hingga pemasaran kepada pelaku UMKM,” kata dia.

Misalnya, sambung Bamsoet upaya menyederhanakan tata cara dan jenis perizinan berusaha dengan sistem pelayanan terpadu satu pintu (pasal 12 ayat 1 hurup a), serta membebaskan biaya Perizinan Berusaha bagi Usaha Mikro dan memberikan keringanan biaya Perizinan Berusaha bagi Usaha Kecil (pasal 12 ayat 1 hurup b). Berbagai kemudahan yang diberikan dalam membuat PT, koperasi, maupun UMKM, seharusnya bisa merangsang setiap warga untuk memulai kegiatan usaha apapun.(har)

Comments

comments