Ketua Umum JoMan Sarankan Moeldoko Mundur dari KSP

Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Kekisruhan yang terjadi di internal Partai Demokrat dinilai akan menyeret nama Presiden Joko Widodo, akibat terpilihnya Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara akhir pekan kemarin.

Ketua Relawan Jokowi Mania (JoMan) Immanuel Ebenezer menyarankan agar Moeldoko dicopot atau mengundurkan diri dari posisi KSP, agar nama baik Presiden Jokowi tetap terjaga dan tidak dituding terlibat dalam gerakan pengambilalihan pimpinan Partai Demokrat dari Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Narasi tuduhan bahwa Jokowi terlibat di KLB Demokrat akan semakin liar jika Moeldoko tetap di Istana,” kata Immanuel Ebenezer dalam keterangan persnya, Senin (8/3).

Menurut lelaki yang akrab disapa Noel ini, langkah pencopotan terhadap Moeldoko pasti dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi, agar keputusan yang diambil tidak terkesan memihak kepada Moeldoko ataupun kepada pihak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Sementara Presiden Jokowi sendiri tentunya akan penuh pertimbangan untuk memberhentikan,” ucapnya.

Olehnya itu, kata Noel baiknya Moeldoko berjiwa kesatria dengan mengundurkan diri dari posisi KPS, demi menjaga Jokowi agar tetap fokus menjalankan Pemerintahannya dengan mengundurkan diri.

“Kalau memberhentikan Moeldoko nantinya SBY merasa girang dan menang secara politik, maka pilihannya adalah harus berpihak pada pilihan yang sangat demokratis, yaitu membiarkan persoalan internal demokrat bisa diselesaikan di internal Demokrat itu sendiri. Pakde Jokowi berpihak ke mereka, ya itu tidak baik jugalah,” jelasnya.

Noel pun meminta publik tidak mengklaim bahwa ada keterlibatan Istana dalam kekisruhan Partai Demokrat, hingga stigma Istana melakukan penzaliman terhadap SBY.

“Sudah tidak laku koar-koar merasa dizalimi secara politik lalu menuduh sana-sini. Fokus saja pada kesolidan internal,” tutupnya.

Diketahui, Partai Demokrat saat ini terbelah menjadi dualisme yakni kubu Kongres Ke V 2020 yang dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono dan kubu Moeldoko yang terpilih lewat Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang pada, Jumat 5 Maret 2021 kemarin. (rht)

Comments

comments