Ketum FPI Minta Perlakuan Adil: Wartawan Berkerumun Harusnya Diproses Juga

Ketum dan Laskar FPI serahkan diri ke polisi sebagai tersangka kasus pelanggaran protokol kesehatan di acara pernikahan putri Rizieq Shihab./Foto: Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Jakarta―Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis menuntut perlakuan adil atas tuduhan terhadap dirinya yang dianggap melanggar protokol kesehatan. Kali ini sasarannya adalah jurnalis saat meliput. 

“Sekarang ini, kalau saya sudah diproses secara hukum atas pasal kerumunan, maka kami minta keadilan. Yang lain juga berkerumun, termasuk wartawan yang berkerumun sekarang harus diproses juga biar adil,” kata Lubis di Polda Metro Jaya, Selasa (15/12). 

Seperti diketahui, Ketua Umum FPI Ahmad Sobri Lubis dan Panglima FPI Maman Suryadi telah rampung menjalani pemeriksaan usai 24 jam lamanya berada di ruang penyidik Polda Metro Jaya, terkait kasus pelanggaran protokol kesehatan acara Rizieq Shihab. 

Penyidik mencecar 63 pertanyaan perihal kegiatan yang digelar pada 14 November lalu itu. Dari banyaknya pertanyaan yang dilayangkan penyidik, Lubis menginginkan hal yang serupa berlaku pada pelanggar lain protokol kesehatan, termasuk kepada jurnalis yang meliput.

Baginya, kerja-kerja jurnalisme yang mesti turun ke lapangan dengan cara berkerumun menanyai duduk suatu perkara ke narasumber, merupakan hal yang melanggar protokol kesehatan. 

Dia menegaskan agar penegak hukum jangan pandang bulu. Karena hukum bukan diperuntukkan bagi kalangan tertentu. 

Dalam kesempatan sama, kuasa hukum FPI, Sugito Atmo Prawiro, mengatakan Sobri dan Maman Suryadi tidak ditahan karena dua kliennya itu telah menghabiskan waktu 1×24 jam sesuai pemeriksaan. 

“Kalau mereka akan ditahan, berarti terbit surat penahanan. Tapi jika misalnya tidak ada surat penahanan berarti hari ini beliau sudah bisa keluar. Tadi sudah saya cek, sepertinya tidak ada penahanan,” ucap Sugito. 

Dalam kasus ini, kedua tersangka dijerat Pasal 93 UU Kekarantinaan nomor 6 tahun 2018 dengan ancaman hukuman 1 tahun penjara. Saat acara pernikahan putri Rizieq, Sobri bertugas sebagai penanggung jawab acara, kemudian Maman selaku penanggung jawab keamanan acara. 

Polisi juga tidak melakukan penahanan terhadap tiga tersangka lain yang juga dijerat pasal serupa, yakni Haris Ubaidillah (ketua panitia), Ali bin Alwi Alatas (sekretaris panitia), dan Idrus (kepala seksi acara). (rwo)

Comments

comments