Komisi Hukum DPR Sarankan Polisi Hentikan Proses Hukum Kasus Mimpi

Ilustrasi ibu dan bayinya--sumber foto webmd.com

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI, Habiburokhman mengaku terusik dengan sikap penyidik Polda Metro Jaya yang meminta Haikal Hasan untuk membuktikan mimpinya bertemu a Nabi Muhammad SAW.

“Selaku anggota Komisi Hukum DPR saya benar-benar terusik. Logika jangan terbalik,” tulis Habiburokhman di akun media sosial twitter @Habiburokhman, Selasa (29/12).

Dikatakan Anggota Komisi Hukum DPR ini, seharusnya penyidik meminta pelapor untuk membuktikan bahwa Haikal Hasan berbohong untuk membuktikan tuduhannya, bukan meminta Haikal Hasan yang membuktikan mimpinya.

“Bukan Babeh Haikal yang harus membuktikan bahwa beliau bermimpi bertemu Rasulullah, justru orang yang menuduh Babeh Haikal berbohong yang harus buktikan dalilnya,” jelasnya.

Olehnya itu, Habiburokhman meminta Polisi fokus untuk menyelesaikan kasus-kasus besar dan hentikan kasus Haikal Hasan yang bermimpi ketemu Rasulullah.

“Saya percaya Pak Kapolri yang baik tidak akan membiarkan sumber daya Polri, baik tenaga, biaya maupun waktu terbuang percuma hanya untuk mengusut benar atau tidaknya seseorang bermimpi sesuatu. Banyak kasus-kasus hukum lain yang lebih penting untuk diusut,” harapnya.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Habib Rizieq Shihab Center (HRS Center) Haikal Hasan telah memenuhi panggilan Polisi untuk menjalani pemeriksaan terkait dengan mimpinya bertemu Rasulullah pada, Senin (28/12) kemarin.

Haikal mengaku ditanya soal bukti mimpinya bertemu Rasulullah. Haikal pun terheran-heran diminta bukti mimpinya itu. (rht)

Comments

comments