Komnas Ham Minta Keterangan Kapolda Metro

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta―Komnas HAM bakal meminta keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran, soal insiden penembakan terhadap enam laskar FPI yang dilakukan personelnya.

Agenda pemeriksaan itu diagendakan Senin, (14/12) hari ini. Pemanggilan itu dilakukan karena Komnas HAM mengaku telah mengantongi petunjuk baru berdasarkan hasil penyelidikan dua hari belakangan. 

“Ya, kami panggil beliau,” kata Ketua Penyelidikan yang juga Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam saat dikonfirmasi, hari ini. 

Choirul bilang, keterangan dari kepolisian dibutuhkan, setelah sebelumnya tim penyelidik berhasil mengorek kesaksian dari pihak FPI, saksi, keluarga korban serta masyarakat. 

Hasil penyelidikan sementara, kata dia, setidaknya menemui sedikit titik terang atas insiden tersebut. Kebenaran soal kronologi peristiwa dan siapa pihak yang berbohong atas klaimnya selama ini, sedikit demi sedikit bakal terungkap. 

“Puzzle terangnya peristiwa, semakin detail, kami dapatkan. Dan berharap semakin banyak yang diperoleh, semakin cepat terang,” ujar Choirul. 

Selain dari kepolisian, Komnas HAM juga meminta kesaksian dari PT Jasa Marga terkait seputar CCTV yang rusak satu hari sebelum insiden. 

Di saat bersamaan, polisi juga tengah melakukan penyidikan atas insiden yang berlangsung Senin (7/12) dini hari itu. Sedikitnya terdapat 58 reka adegan dalam gelar rekonstruksi yang dilakukan pada dini hari tadi. 

Fokus tempat rekonstruksi tersebar di empat titik. TKP awal dimulai dari depan Hotel Novotel, Jalan Karawang Internasional. Kemudian, lanjut di bundaran Jalan Karawang Internasional hingga Gerbang Tol Karawang Barat arah Cikampek ke Rest Area Km 50.

TKP ketiga berpusat di Rest Area KM 50 dan diakhiri TKP terakhir yakni di Tol Japek selepas Rest Area KM 50 hingga Km 51. 

Saksi yang dihadirkan dalam rekonstruksi sebanyak 28 orang, dengan empat di antaranya polisi yang menjadi korban penyerangan Laskar FPI. (rwo)

Comments

comments