Konsultan Covid-19: Pertumbuhan Kasus di Sulsel Menurun

Gubernur Sulawesi Selatan HM Nurdin Abdullah menjalani vaksinasi di Makassar.ANTARA/HO/Humas Pemprov Sulsel

Acuantoday.com— Ketua Konsultan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Sulawesi Selatan Prof Ridwan Amiruddin mengatakan pertumbuhan kasus secara perlahan menuju trend menurun dengan positif aktif sekitar 7-10 persen, sementara positif rate di kisaran 10-14 persen.

Perbaikan kondisi Sulsel terhadap Covid-19 ditandai dengan pergeseran peta resiko zonasi COVID-19 yang memperlihatkan 11 Kabupaten sudah termasuk zona dengan risiko ringan atau kuning.

“Aspek kesembuhan semakin membaik di atas 90 persen dengan angka kematian yang semakin kecil sekitar 1,5 %. Artinya program trisula pengendalian Covid-19 Sulsel berjalan optimal dan perlu terus didorong untuk meningkatkan angka tracing, testing dan treatment,” katanya di Makassar, Sabtu.

Hal tersebut juga dibenarkan Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Sulsel, Husni Thamrin bahwa sebanyak 11 kabupaten di Sulawesi Selatan sudah berstatus zona kuning atau risiko rendah penyebaran Covid-19.

“Alhamdulillah zona kuning di Sulsel sudah mencapai 11 Kabupaten,” katanya.

Adapun derah zona kuning terhadap penyebaran Covid-19 yakni kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu, Enrekang, Sidrap, Soppeng, Bone, Bulukumba, Bantaeng, Jeneponto dan Selayar.

Meski demikian, Husni mengatakan perlu meningkatkan tenaga promotor untuk terus melakukan edukasi pencegahan Covid-19 secara masif sehingga Sulsel masuk di zona hijau.

“Masyarakat semakin sadar akan protokol kesehatan, minta seluruh tenaga promotor kesehatan untuk terus melakukan edukasi ke masyarakat, sehingga semua wilayah di Sulsel masuk zona hijau,” katanya.***ket/ant

Comments

comments