Korupsi Alkes, KPK Tahan Bambang Giatno

Deputi Penindakan KPK Karyoto (kiri) dan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (9/10) terkait penahanan tersangka mantan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kesehatan Kemenkes Bambang Giatno Rahardjo./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (9/10) menahan mantan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PPSDM), Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Bambang Giatno Rahardjo (BGR).

BGR merupakan tersangka korupsi dalam pengadaan peralatan kesehatan (alkes) dan laboratorium RS Tropik Infeksi di Universitas Airlangga (Unair) Tahap I dan II Tahun Anggaran 2010.

“Untuk kepentingan penyidikan, KPK melakukan penahanan tersangka BGR selama 20 hari
terhitung sejak 9 Oktober 2020 sampai dengan 28 Oktober 2020 di Rutan Cabang KPK di Gedung ACLC Kavling C1 (Gedung KPK lama),” kata Deputi Penindakan KPK Karyoto saat jumpa pers di Gedung KPK, Jakarta.

BGR sendiri telah menyandang status tersangka sejak Desember 2015. Untuk disiplin protokol kesehatan pencegahan COVID-19, BGR akan terlebih dulu menjalani isolasi mandiri selama 14 hari di Rutan Cabang KPK pada Gedung ACLC tersebut.

Karyoto mengungkapkan dugaan kerugian keuangan negara atas perbuatan tersangka BGR Bambang sebesar Rp14.139.223.215.

Atas perbuatannya, Bambang disangkakan Pasal 2 ayat (1) dan/atau Pasal 3 dan atau Pasal 12 huruf a atau b dan/atau Pasal 5 ayat (2) dan atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.(har)

Comments

comments