KPK Telusuri Jam Tangan Mewah Milik Staf Eks Menteri Edhy Prabowo

Logo KPK. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

Acuantoday.com, Jakarta―Staf khusus eks Menteri KKP Edhy Prabowo, Andreau Pribadi Misata (APM) sedang diselidiki terkait kepemilikan jam tangan mewah yang diberikannya kepada seorang bernama Devi Komalasari.

Pelaksana Tugas Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri sudah mengonfirmasi kepada Devi (penerima barang), bahwa jam tangan mewah tersebut memang didapatnya dari pemberian staf Edhy Prabowo bernama Andreau.

“Devi sudah diperiksa dan dikonfirmasi tim penyidik KPK terkait adanya barang, di antaranya berupa perhiasan, jam tangan mewah dan barang lain yang diduga diterima oleh saksi dari Tersangka APM,” kata Ali dalam keterangan tertulis yang diterima Acuantoday.com, Jumat (5/2).

Untuk memperjelas dari mana jam tangan mewah tersebut dibeli dan berapa harganya, Ali menjelaskan, Penyidik KPK sedang berusaha mencari tahu ke pihak lain.

“Mengenai jenis dan jumlah barang tersebut akan didalami dan dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak lain,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui, setelah operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo pada 25 November 2020, total sudah 7 orang ditetapkan sebagai tersangka karena diduga terlibat korupsi izin ekspor bibit lobster.

Dari data KPK yang dijelaskan Ali, enam orang diduga sebagai penerima suap yakni Edhy Prabowo; stafsus Edhy, Safri dan Andreau Pribadi Misata; Pengurus PT Aero Citra Kargo (ACK), Siswadi; staf istri Edhy, Ainul Faqih; dan sekretaris pribadi Edhy, Amiril Mukminin.

Sedangkan pihak pemberi suap adalah Direktur PT Dua Putra Perkasa (DPP), Suharjito. (mmu)

Comments

comments