KPU Larang Kampanye Libatkan Massa

Ilustrasi Pilkada serentak 2020/Antara

Acuantoday.com, Jakarta – Para calon kepala daerah peserta Pilkada serentak 2020 dituntut kreatif dalam berkampanye. Sebab Komisi Pemilihan Umum (KPU) melarang  kampanye konvensional yang melibatkan massa.

Intinya, aktifitas yang diikuti banyak orang dilarang. Misalnya, rapat umum, pentas seni, panen raya, konser musik, gerak jalan santai, sepeda santai, perlombaan, bazaar, donor darah.

Larangan itu diatur dalam Peraturan KPU (PKPU) Nomor 13 Tahun 2020 tentang Perubahan Kedua atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pilkada Serentak Lanjutan dalam Kondisi Bencana Non-alam COVID-19.

Pasangan calon kepala daerah yang melanggar akan dikenai sanksi mulai dari peringatan tertulis hingga pembubaran kegiatan kampanye.

Penerbitan PKPU Nomor 13 Tahun 2020 tersebut merupakan tindak lanjut atas keputusan Pemerintah, DPR, dan lembaga penyelenggara pemilu untuk tetap melaksanakan tahapan Pilkada Serentak Tahun 2020 di tengah pandemi COVID-19.

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 tetap digelar walau pandemi COVID -19 belum berakhir.

Sebelumnya, pada Rapat Koordinasi Persiapan Pilkada Serentak Tahun 2020, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan diperlukan koordinasi dan regulasi lintas sektoral dalam rangka menegakkan peraturan tentang disiplin protokol kesehatan selama masa kampanye pilkada. (Yona/Antara)

 

 

Comments

comments