Kunjungan ke Semarang, Kapolri Puji Pelaksanaan Vaksinasi

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau proses vaksinasi di Masjid Agung Jawa Tengah, Kota Semarang. Foto: Humas Jatengprog

Acuantoday.com, Semarang – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di Jawa Tengah. Menurut pria yang pernah mengabdi di Polda Jateng ini, masyarakat Jateng sangat antusias dalam menyukseskan program percepatan vaksinasi nasional.

Hal itu disampaikan Listyo saat meninjau vaksinasi massal terhadap ulama, tokoh lintas agama dan santri di aula Masjid Agung Jawa Tengah, Rabu (24/3).

Didampingi Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, Kapolri dengan semangat berdialog dengan peserta vaksinasi.

“Hari ini saya meninjau langsung kegiatan vaksinasi di MAJT, setelah beberapa waktu lalu juga meninjau pelaksanaan vaksinasi massal TNI/Polri. Semuanya berjalan lancar dan baik,” ujar Listyo.

Mantan Kapolresta Surakarta ini menambahkan bahwa semua masyarakat dihimbau untuk mengikuti program vaksinasi untuk memiliki kekebalan menghadapi virus Covid-19.

“Secara umum, masyarakat Jawa Tengah sangat mendukung kegiatan vaksinasi. Dengan begitu, maka keinginan Presiden agar satu juta masyarakat divaksin dalam sehari, saya yakin di Jawa Tengah itu bisa terwujud,” beber Listyo.

Ia juga berterimakasih kepada seluruh warga Jateng yang telah mendukung program vaksinasi. Pasalnya program vaksinasi di Jateng mendapat antusiasme dan tanggapan positif dari masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menambahkan, dalam perbincangan singkat, Kapolri menanyakan apakah ada penolakan vaksin di Jawa Tengah. Dengan mantap, Ganjar menegaskan tidak ada penolakan dan semua mendukung.

“Tadi kami berbincang, pak Kapolri tanya apakah ada penolakan. Kami sampaikan semua berjalan lancar dan baik-baik saja. Sampai hari ini tidak ada yang menolak, yang ada justru berebut ingin segera divaksin,” jelas Ganjar.

Politikus PDI Perjuangan ini juga membenarkan bahwa antusiasme masyarakat Jawa Tengah terkait program vaksinasi sangat tinggi. Untuk itu, percepatan vaksinasi dipastikan bisa dilakukan.

“Kita tinggal nunggu berapa vaksin yang dikasih, pada saat itu juga segera kita habiskan. Sampai saat ini sudah sekitat 1 juta masyarakat yang sudah divaksin,” vetus Ganjar. (alvin)

Comments

comments