Kwetiau Goreng Daging Sapi dan Sosis

Kwetiau Goreng Daging Sapi dan Sosis kreasi Chef Vindex Tengker--foto instagram chefvindextengker

Acuantoday.com— Kwetiau goreng. Masakan ini tentu tidak asing bagi kebanyakan kita. Termasuk salah satu menu Chinese food yang paling banyak penggemarnya. Dijual bukan hanya di restoran tapi juga oleh penjual gerobakan yang biasa menjual nasi goreng.

Di Jakarta ada sejumlah tempat yang menjual kwetiau goreng lezat, salah satunya di bilangan Mangga Dua, Glodok, Jakarta Barat. Harga se-porsi sekitar Rp35-40 ribuan. Cukup lumayan ‘di kantong’ tapi tidak percuma kok, karena rasanya enak banget.

Tapi kali ini kita tidak bicara kwetiau masakan restoran. Karena Chef Vindex Tengker menawarkan resep membuat kwetiau goreng yang lezat.

Chef Vindex Tengker sedang mendemonstrasikan cara membuat Kwetiau Goreng Daging Sapi dan Sosis—foto instagran chefvindextengker

“Kwetiau goreng kali ini jadi special krn saya menggunakan Daging Sapi Australia bagian Rib Eye, daging Iga tanpa tulang, bertekstur lembut lumer.. mantul dah pokoknya..
cocok unt masak cepat.. misalnya tumis2an, panggang teflon, sate dll,”
ujar Chef Vindex diakun instagramnya.

“Daging sapi Australia @trueaussieid diproses secara halal dan telah mendapat halal sertifikat yang diakui oleh MUI. Sehingga, kehalalan, kebersihan dan kualitas daging dapat terawasi dari proses ternak hingga dapat dinikmati para pencinta daging sapi,” lanjutnya.

Mau coba? Ini resepnya.

Kwetiau Goreng Daging Sapi dan Sosis
untuk 2 porsi

150g daging Rib Eye AUS Angus Grainfed, (bagian Iga sapi) iris tipis memanjang, melawan serat
1/4 sdt garam
1 sdt kecap asin
1 sdm maizena
4 sdm minyak unt menumis

2 bh cabe kering, potong2
2 sg bawang putih, iris tipis
1 cm jahe, iris tipis
1/2 bawang bombay, iris panjang
1 bh sosis sapi, iris2
1 sdm kecap asin
200 g kwetiau basah
1 ikat sawi hijau, potong2
50 – 80 g Tauge
1 sdt garam atau sesuai selera
1 sdm saus tiram
1/2 sdt minyak wijen, bila suka
1 sdt merica hitam
2 sdt gula
1 btg Daun bawang, iris-iris. *** dian

Comments

comments