Lampung Punya Raperda Pesantren, Ini Kata DPD

Anggota DPD RI dr. Jihan Nurlela./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Jakarta―Provinsi Lampung kini memiliki Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren.

Raperda ini merupakan aturan turunan dari (UU) No 18 Tahun 2019 tentang pesantren.

Dengan adanya Raperda ini, pesantren kini memiliki payung hukum sebagai fasilitator pesantren.

Selain itu, keberadaan Raperda memberi ruang kepada daerah untuk memfasilitasi pesantren yang berada di Provinsi Lampung, yaitu untuk mendukung pesantren dan membantu pesantren memenuhi kebutuhan pendidikan.

“Saya selaku anggota DPD RI dari Lampung merasa bangga, dan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak pemprov Lampung dan DPRD Lampung yang telah menyepakati Rapeda tentang Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren,” kata Anggota DPD RI dr. Jihan Nurlela lewat keterangan pers yang diterima Acuantoday.com, Selasa (3/11).

Dia berharap UU Pesantren yang ditindaklanjuti daerah melalui Rapeda dapat menyejahterakan pesantren.

“UU Pesantren di tingkat nasional belum ada aturan turunannyan,” katanya.

Dengan Raperda ini, katanya, sejumlah permasalahan pondok pesantren di masa pandemi Covid-19 bisa lebih maksimal.

Misalnya untuk menggerakkan dan mengembangkan Pusat Kesehatan Pesantren, Program Pendidikan Daring, Pendidikan Vokasi di Pesantren (BLK).

“Tentu ini yang benar-benar memiliki dampak konkret bagi peningkatan kualitas, kapasitas, dan daya saing santri bisa lebih maksimal lagi,” katanya.

Sebagai senator yang pernah mengenyam pendidikan di pondok pesantren, dr. Jihan mengaku bangga dengan provinsi Lampung yang memberikan perhatian khusus kepada pondok pesantren melalui Rapeda penyelenggaraan pesantren ini.

Karena itu, ia memaklumi rasa haru dari wakil gubernur Lampung Chusnunia (Nunik) yang melakukan sujud syukur seusai pembahasan Raperda ini di ruang rapat DPRD Lampung.

“Kehadiran pesantren benar-benar membantu dalam mencerdaskan anak bangsa dan menciptakan masyarakat yang religius,” pungkas senator cantik ini.

Diketahui, rapat paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Lampung di ruang rapat paripurna, Senin, 2 November 2020 berlangsung haru. Pasalnya, wakil gubernur Lampung Chusnunia (Nunik) melakukan sujud syukur di ruang rapat paripurna DPRD Lampung seraya menangis haru. (rht)

Comments

comments