Langgar Prokes, Hampir 2000 Orang Terjaring Operasi Yustisi

Dokumen - Pelanggar protokol kesehatan menjalankan sanksi sosial di Palangka Raya/Foto:Antara  

Acuantoday.com, Palangka Raya – Tak patuhi protokol kesehatan (prokes) untuk mencegah penyebaran COVID-19, sebanyak 1.891 warga Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, terjaring operasi yustisi.

Sebagian besar pelanggar prokes memilih sanksi kerja sosial.

“Operasi yustisi diadakan sejak 14 September lalu,” kata Ketua Harian Satgas Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, Emi Abriyani, seperti dikutip Antara, Kamis (15/10).

Dari pelanggar sebanyak itu, 1.205 orang atau 63,72 persen memilih sanksi kerja sosial.

Sementara 565 warga lainnya atau sebanyak 29,88 persen memilih sanksi denda administratif sebesar Rp100.000 untuk setiap pelanggar.

Emi menuturkan, pihaknya juga memberi sanksi lain yakni teguran lisan kepada 49 orang, teguran tertulis kepada 20 pelaku usaha dan teguran tertulis kepada 51 orang.

Protokol kesehatan COVID-19 diatur dalam Peraturan Wali Kota Palangka Raya Nomor 26/2020 itu tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Dalam Rangka Percepatan Penangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi.

Berbagai sanksi yang diberikan merupakan bentuk ketegasan pemerintah untuk memutus rantai penyebaran COVID-19. (Dewa)

 

 

 

Comments

comments