Laporan ke AHY Dinilai Bentuk Frustasi Kelompok KLB

Mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Marzuki Alie. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Marzuki Alie, lantaran tidak terima AHY merubah akta pendiri Partai Demokrat dalam AD/ART.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, laporan kubu Kongres Luas Biasa (KLB) Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut) barisan orang-orang sakit hati yang tidak terima telah dipecat oleh AHY sebagai kader Partai Demokrat.

“Ya, kalau dari kami maklum, ya namanya orang frustrasi mantan kader yang frustrasi dan kecewa karena dipecat,” kata Herzaky kepada wartawan, Sabtu (13/3/2021).

Menurut Herzaky, saat ini para kader yang telah dipecat itu terus mencari kesalahan AHY untuk dilaporkan ke Polisi, padahal yang dilakukan AHY tidak salah seperti memadukan nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai pendiri partai di mukadimah.

“Sekarang semua dibawa ke ranah hukum versi mereka apa saja dicari, padahal enggak ada yang salah,” ucapnya.

Menurut Herzaky, orang seperti Jhoni Allen Marbun, Darmizal, dan Marzuki Alie harusnya berterima kasih kepada Partai Demokrat yang sudah menjadikan mereka sebagai politisi nasional, karena tanpa Partai ini mereka tidak ada apa-apanya.

“Karena tanpa Demokrat mereka bukan siapa-siapa. Jadi mereka sampai dengan saat ini berusaha terus mencari cara menjelek-jelekan kita. Padahal jelas bahwa mereka itu adalah pihak yang tidak sah,” jelasnya.

Seperti diketahui, Marzuki Alie melaporkan Ketua Umum Partai Demokrat, AHY ke Bareskrim Polri. Laporan ini terkait dugaan pemalsuan akta otentik pendiri Partai Demokrat dalam AD/ART.

Dalam laporan itu, AHY diduga melakukan pemalsuan berupa memasukkan nama Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebagai pendiri partai. Sedangkan hal itu dianggap keliru. (rht)

Comments

comments