Larangan kepada WNA Harus Disikapi Kesungguhan Pihak Imigrasi

Petugas Imigrasi melayani permohonan visa Warga Negara Asing di Jakarta. (ANTARA/HO)

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid mengatakan keputusan Pemerintah untuk menutup pintu masuk bagi warga negara asing (WNA) selama 14 hari sejak 1 Januari 2021 dinilai sangat tepat, sebagai langkah antisipasi peningkatan penyebaran varian baru Coronavirus alias COVID-19.

“Saya rasa tepat sekali. Kita mencermati dalam skala global, ada peningkatan penyebaran COVID-19 di sebagian besar negara Inggris dan Eropa, tidak terkecuali negara-negara lain. Jadi sudah tepat untuk menutup lebih dahulu terhadap WNA,” kata Meutya Hafid kepada wartawan, Selasa (29/12).

Politisi Partai Golkar ini menilai, langkah Pemerintah menutup akses masuk terhadap WNA selama 14 hari, merupakan waktu yang cukup untuk melakukan evaluasi. Ia menilai kebijakan itu dapat diperpanjang sesuai dengan kebutuhan dan situasi.

Menurutnya, rentang waktu 14 hari untuk mengevaluasi, dinilai tepat dan memang biasanya kebijakan terkait batasan travel antisipasi COVID diberlakukan dalam rentang 14 hari.

“Kita lihat kembali dalam 14 hari, apakah sudah dapat dilonggarkan atau diperpanjang, melihat perkembangan nanti,” sambung Meutya.

Mentan jurnalis ini mendorong semua pihak mematuhi kebijakan Pemerintah, dan mengimplementasikan kebijakan-kebijakan tersebut secara serius, untuk keselamatan bersama.

“Statement Pemerintah yang disampaikan Menlu hendaknya dapat diikuti di level pelaksanaannya oleh semua pihak, termasuk yang peranannya penting juga adalah keimigrasian,” jelasnya.

Diketahui, Pemerintah Indonesia menggelar rapat terkait varian baru Coronavirus yang disebut lebih menular. Indonesia menutup pintu bagi WNA atau warga negara asing mulai 1 sampai 14 Januari 2021. (rht)

Comments

comments