Lawan Pengaruh China, AS Ajak Sekutu Tetapkan Aturan Perdagangan Global

Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden tersenyum saat membahas UU perlindungan kesehatan Affordable Care Act (Obamacare) dalam jumpa pers di Wilmington, Delaware, AS (10/11). Foto: Reutres/Jonathan Ernst

Acuantoday.com, Washington – Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, menegaskan, pihaknya perlu bernegosiasi dengan negara sekutu untuk menetapkan aturan perdagangan global guna melawan pengaruh China.

Biden menolak untuk mengatakan AS akan bergabung dengan pakta perdagangan Asia baru, yang didukung China, yang ditandatangani Minggu.

Biden mengatakan  dirinya belum dapat membahas kebijakan perdagangan AS karena belum menjabat sebagai presiden.

“Kita perlu selaras dengan negara demokrasi lain, 25 persen lainnya atau lebih sehingga kita dapat menetapkan aturan jalan alih-alih membuat China dan lainnya mendikte hasil,” ujarnya.

Penandatanganan RCEP pada pertemuan puncak regional di Hanoi menciptakan perjanjian perdagangan terbesar di dunia, yang mencakup 30 persen ekonomi global dan 30 persen populasi global, bergabung untuk pertama kalinya kekuatan Asia di China, Jepang dan Korea Selatan.

Hal ini juga menandai kemunduran pengaruh AS di kawasan itu setelah Presiden Donald Trump pada 2017 keluar dari pakta perdagangan Kemitraan Trans-Pasifik (TPP) 12 negara.

Biden mengatakan dia memiliki rencana perdagangan terperinci yang akan dia diskusikan pada 21 Januari 2021, sehari setelah dia akan dilantik.

Sementara anggota TPP termasuk Jepang dan banyak pendukung perdagangan bebas telah menyatakan harapan bahwa Biden akan bergabung kembali dengan pakta perdagangan itu.

Biden tidak banyak bicara tentang masalah ini dan para penasihat mengatakan dia tidak akan segera menghapus tarif atas barang-barang China. (Eka/Ant/Reuter)

 

 

 

Comments

comments