Legislator Pusat Minta DPRD DKI Tunda Naikan Tunjangan

Ruang rapat dan suasana Rapat paripurna DPRD DKI Jakarta./Foto : Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia Tanjung menilai, pengajuan kenaikan tunjangan anggota dewan DKI Jakarta sebesar Rp 8.383.791.000 setiap anggota sangat tidak tepat. Karena kondisi masyarakat saat ini lagi susah akibat pandemi Covid-19.

“Saya kira dalam situasi pandemi seperti ini, di mana sebagian masyarakat kita sedang mengalami kesulitan ekonomi, sangatlah tidak tepat membicarakan kenaikan gaji dan tunjangan bagi para pejabat,” kata Doli Kurnia kepada wartawan, Jumat (4/12).

Menurut politisi Partai Golkar ini, baiknya DPRD DKI Jakarta menunda rencana tersebut, karena hal tersebut tidak begitu urgen saat ini, dimana masyarakat sedang kesusahan ekonomi akibat wabah Covid-19.

“Sementara ditunda saja dulu dan nanti dibahas melihat urgensinya,” pinta Doli.

Diketahui, saat ini anggota DPRD DKI Jakarta menerima gaji dan tunjangan sebesar Rp 129 juta per bulan. Angka tersebut belum dipotong pajak penghasilan (PPh) Rp 18 juta.

Sebagai informasi, DPRD DKI Jakarta membuat rancangan anggaran rencana kinerja tahunan DPRD DKI Jakarta tahun 2021. Jumlah besaran anggaran tersebut sebesar Rp 8.383.791.000. Rencana tersebut lantas mendapat tanggapan serius dari berbagai pihak, karena dinilai tidak tepat dengan kondisi ekonomi bangsa yang sedang terpuruk. (rht)

Comments

comments