Berita Terkini

Profil Wanda Hara, Pria Bercadar yang Ikut Kajian Ustadz Hanan Attaki

Kamu mungkin pernah mendengar nama Wanda Hari. Ya, pria ini memang berkecimpung di industri hiburan bersama artis Tanah Air, terutama soal urusan fashion stylist...

Demo Sempat Ricuh! Inilah 12 Tuntutan BEM SI untuk Jokowi di Akhir Masa Kepemimpinannya

Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) melakukan demonstrasi di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat pada Senin (22/7/2024).Dalam aksi demo tersebut BEM SI menyikapi...

Rangkuman Film Hijack 1971, yang Diangkat dari Kisah Nyata Pembajakan Pesawat Korea Selatan

Setelah sukses dirilis di Korea Selatan pada 21 Juni 2024, film Hijack 1971 akhirnya resmi tayang di Indonesia pada 17 Juli 2024. Film debut...

Joe Biden Mundur dari Pilpres AS dan Digantikan dengan Sosok Ini, Simak Isi Surat Pengunduran Dirinya

Presiden petahana Joe Biden putuskan untuk mundur dari ajang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) 2024 yang akan diselenggarakan pada tanggal 5 November 2024.Dari keputusannya...

Download Lagu MP3 Gratis: Tips dan Trik Terbaik

Berbagai situs dan aplikasi kini menawarkan akses ke jutaan lagu dari seluruh dunia, memungkinkan pecinta musik untuk menambah koleksi lagu dengan cara download lagu...
HomeLifestyleMengenal MBTI: Tes Kepribadian Populer untuk Rekrutmen dan Pengembangan Karier

Mengenal MBTI: Tes Kepribadian Populer untuk Rekrutmen dan Pengembangan Karier

Pernahkah Anda mendengar tentang tes Myers-Briggs Type Indicator (MBTI)? Tes ini merupakan salah satu alat uji kepribadian yang paling populer dan sering digunakan di seluruh dunia.

Jutaan orang menjalani tes MBTI setiap tahunnya untuk berbagai keperluan, mulai dari pendidikan hingga pekerjaan. Banyak perusahaan menggunakan tes ini dalam proses perekrutan dan pelatihan karyawan. Mungkin Anda juga pernah mengalaminya dalam salah satu tahap rekrutmen pekerjaan Anda.

Lalu, apa sebenarnya tes MBTI itu dan mengapa banyak perusahaan menggunakannya? Mari kita simak penjelasan berikut ini!

Apa Itu MBTI?

MBTI adalah sebuah tes kepribadian yang pertama kali diperkenalkan oleh Katharine Cook Briggs dan putrinya, Isabel Briggs Myers, pada tahun 1942. Tes ini didasarkan pada teori psikologi yang dikembangkan oleh Carl Jung. Sepanjang hidup mereka, Briggs dan Myers berusaha untuk mengembangkan indikator kepribadian yang memungkinkan individu memahami diri mereka sendiri dengan lebih baik dan menemukan pekerjaan yang sesuai.

Banyak orang menganggap bahwa hanya ada dua jenis kepribadian utama, yaitu introvert dan ekstrovert. Namun, MBTI menunjukkan bahwa kepribadian manusia lebih kompleks daripada itu. Tes ini membagi kepribadian berdasarkan empat dikotomi utama: Introversion (I) vs. Extraversion (E), Intuition (N) vs. Sensing (S), Thinking (T) vs. Feeling (F), dan Judging (J) vs. Perceiving (P). Kombinasi dari delapan kategori ini menghasilkan 16 tipe kepribadian yang unik.

Mengapa Perusahaan Menggunakan MBTI?

MBTI Tes Kepribadian Populer untuk Rekrutmen dan Pengembangan Karier

Banyak perusahaan dan lembaga menggunakan MBTI dalam proses rekrutmen untuk mengenali dan memutuskan kandidat yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka. Hasil tes ini memberikan wawasan tentang bagaimana seseorang mungkin berperilaku dalam lingkungan kerja dan bagaimana mereka berinteraksi dengan kolega. Selain itu, MBTI sering digunakan sebagai dasar dalam penyelenggaraan pelatihan dan pengembangan karyawan.

Meski begitu, tidak semua pakar psikologi setuju dengan penggunaan MBTI. Beberapa mengkritik bahwa tes ini didasarkan pada teori yang tidak sepenuhnya terbukti dan hasilnya dapat bervariasi dan tidak konsisten. Namun, banyak perusahaan besar tetap menganggapnya sebagai alat yang efektif.

Bagaimana MBTI Diterapkan?

Secara individual, tes MBTI dapat membantu seseorang mengenali diri mereka sendiri dengan lebih baik. Dengan mengetahui preferensi kepribadian, seseorang dapat lebih memahami cara mereka bereaksi dalam berbagai situasi. Dalam dunia karier, banyak perusahaan besar menggunakan MBTI untuk rekrutmen, pembangunan tim, pelatihan kepemimpinan, dan manajemen potensi.

Kategori Kepribadian dalam MBTI

Berikut adalah penjelasan tentang empat dikotomi utama dalam tes MBTI:

  1. Introversion (I) vs. Extraversion (E)
  • Introversion (I): Seseorang dengan kecenderungan introversi lebih fokus pada pemikiran internal dan menikmati interaksi sosial yang lebih mendalam dan bermakna.
  • Extraversion (E): Seseorang dengan kecenderungan ekstroversi merasa energik dan semangat setelah berinteraksi dengan orang lain.
  1. Intuition (N) vs. Sensing (S)
  • Intuition (N): Lebih memperhatikan pola dan kesan serta lebih senang memikirkan kemungkinan di masa depan.
  • Sensing (S): Fokus pada fakta dan detail yang dialami secara langsung.
  1. Thinking (T) vs. Feeling (F)
  • Thinking (T): Mengambil keputusan secara objektif dan analitis.
  • Feeling (F): Mengambil keputusan dengan mempertimbangkan nilai, emosi, dan perasaan.
  1. Judging (J) vs. Perceiving (P)
  • Judging (J): Menyukai kehidupan yang terstruktur dan terencana.
  • Perceiving (P): Lebih fleksibel dan terbuka terhadap perubahan.

16 Tipe Kepribadian MBTI

16 Tipe Kepribadian MBTI
16 Tipe Kepribadian MBTI

Dari kombinasi empat dikotomi di atas, terbentuklah 16 tipe kepribadian. Berikut adalah penjelasan singkat masing-masing tipe:

  1. ISTJ (The Inspector): Pendiam, praktis, dan menghargai ketertiban serta tradisi.
  2. ISTP (The Crafter): Mandiri, menyukai waktu untuk berpikir sendiri, dan senang pengalaman baru.
  3. ISFJ (The Protector): Hangat, efisien, dan bertanggung jawab, memperhatikan detail kehidupan sehari-hari.
  4. ISFP (The Artist): Terbuka, memiliki minat besar terhadap kehidupan dan pengalaman baru.
  5. INFJ (The Advocate): Idealistik, peduli pada nilai-nilai kemanusiaan, dan gemar membantu orang lain.
  6. INFP (The Mediator): Idealistik, kreatif, dan didorong oleh nilai-nilai tinggi.
  7. INTJ (The Architect): Pemecah masalah berbakat, menyukai penalaran logis dan strategi.
  8. INTP (The Thinker): Analitis, sering menghabiskan waktu untuk memikirkan cara kerja.
  9. ESTP (The Entrepreneur): Energik, berorientasi pada tindakan, dan suka mengejar peluang.
  10. ESTJ (The Executive): Pemimpin yang tegas, mampu menawarkan solusi logis.
  11. ESFP (The Performer): Sosial, suka suasana yang hidup, dan senang menemukan hal-hal baru.
  12. ESFJ (The Caregiver): Ramah, setia, dan mendapat energi dari berinteraksi dengan orang lain.
  13. ENFJ (The Protagonist): Hangat, ramah, dan mampu menjalin persahabatan dengan berbagai tipe kepribadian.
  14. ENFP (The Campaigner): Menggemari ide-ide besar dan memiliki energi hidup yang membara.
  15. ENTJ (The Commander): Pemimpin yang tegas dan menyukai pencapaian.
  16. ENTP (The Debater): Kreatif, berani, dan gemar berdebat serta mendekonstruksi ide-ide.

Test MBTI

Tes MBTI untuk Rekrutmen Pegawai

Tes MBTI untuk Rekrutmen Pegawai

1. Anda merasa nyaman bekerja dalam tim.

2. Anda lebih suka bekerja dengan panduan yang jelas daripada menjelajahi ide-ide baru sendiri.

3. Anda lebih suka lingkungan kerja yang terstruktur daripada yang fleksibel.

4. Anda sering merasa lebih produktif ketika bekerja sendiri daripada dalam kelompok.

5. Ketika menghadapi masalah, Anda lebih cenderung mengandalkan logika daripada perasaan.

6. Anda tetap tenang di bawah tekanan.

7. Anda lebih suka memiliki kolega yang ramah dan suportif daripada yang kompetitif.

8. Anda lebih suka mengerjakan satu tugas hingga selesai sebelum memulai tugas lain.

9. Anda sering merencanakan jauh ke depan daripada bertindak spontan.

10. Anda merasa lebih nyaman dengan fakta dan data daripada dengan teori dan ide.

Kesimpulan

MBTI adalah salah satu tes kepribadian yang paling sering digunakan dan dianggap penting oleh banyak perusahaan dalam proses rekrutmen dan pengembangan karyawan. Meskipun terdapat kritik dari kalangan psikolog, tes ini tetap digunakan secara luas karena dianggap efektif dalam mengidentifikasi kepribadian dan preferensi individu. Dengan memahami hasil MBTI, individu dapat lebih mengenal diri mereka sendiri dan bagaimana mereka berinteraksi dengan orang lain di lingkungan kerja.

Selain MBTI, masih banyak jenis tes kepribadian lainnya yang dapat membantu dalam pengembangan diri dan karier. Sebagai contoh, tes Holland RIASEC juga dapat memberikan wawasan yang berharga tentang kepribadian dan potensi seseorang. Memahami berbagai jenis tes ini dapat membantu Anda dalam perjalanan karier dan pengembangan pribadi.