Liku Perjalanan Angota DPRD Palembang Kendalikan Narkoba 

Tim gabungan BNN dan Polda Sumsel mengungkap jaringan bisnis narkoba anggota DPRD Kota Palembang./Foto: Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Jakarta―Seorang anggota DPRD Kota Palembang berinisial D ditangkap karena dugaan kepemilikan bisnis narkotika. Tak tanggung-tanggung, dari pengungkapan kasus barang haram ini didapati barang bukti ribuan butir pil ekstasi 

“Kami mengamankan lima kilogram sabu dan 30 ribu butir pil ekstasi,” kata Kepala BNN Heru Winarko dalam jumpa pers di BNN, Jumat (25/9).

Wakil rakyat itu tak berkutik saat diringkus tim gabungan yang terdiri dari BNN Sumatera Selatan (Sumsel) dan Polda Sumsel di tempat usahanya di Jalan Riau, Kecamatan Kemuning, Palembang, Selasa (22/9) lalu. 

Kronologi pengungkapan kasus, kata Heru, berawal dari keterangan dua orang kurir berinisial W dan A. Mereka ketangkap basah saat menerima paket berisi 30 ribu pil ekstasi tadi dari seorang wanita berinisial Y.

Aparat kemudian menelusuri siapa bos Y hingga ditemukanlah tersangka lain berinisial J, yang tak lain merupakan suami Y. Tim gabungan meringkus J di kediamannya dan berhasil mendapati 1 kg sabu, yang disembunyikan di balik anak tangga rumahnya. 

Dari keterangan J, kemudian tim bisa menangkap sang wakil rakyat itu di tempat usahanya. “Penyidik menemukan 4 kg sabu yang disimpan di atas lemari kerjanya,” kata Heru. 

Fakta lain yang terungkap, ternyata sang wakil rakyat itu tidak sendiri dalam menggerakkan bisnis haram ini. Ia mendapat suntikan modal untuk memasok sabu dan pil ekstasi dari seorang pengusaha, yang kini berstatus buron.

“Peranan D adalah mengendalikan para kurir sebagai kaki tanggannya dan dia bekerja sama dengan pemodal berinisal K yang tinggal di Medan,” ujar Heru. 

Dari keterangan anggota parlemen itu pula, tim berhasil membekuk tersangka lain berinisal M pada hari yang sama.

Atas perbuatannya, kelima tersangka dijerat pasal 114 ayat 2, dan pasal 112 ayat 2 Jo pasal 132 ayat 1 UU RI nomor 35/2009 tentang narkotika dengan hukuman maksimal hukuman mati atau seumur hidup. (rwo)

Comments

comments