LinkAja Gandeng Kospin JASA Kembangkan UMKM

Ilustrasi-transaksi LinkAja./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta–Layanan uang elektronik sinergi sejumlah BUMN, LinkAja, bekerja sama dengan Koperasi Simpan Pinjam JASA (Kospin JASA) untuk pengembangan digitalisasi koperasi.

Kesepakatan itu dilakukan melalui penandatanganan perjanjian pada 23 November 2020.

Direktur Utama LinkAja Haryati Lawidjaja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (30/11), mengatakan, kerja sama kedua pihak selaras dengan misi membangun ekosistem dan platform layanan keuangan digital terutama bagi masyarakat kelas menengah dan UMKM di Indonesia.

“Kerja sama ini merupakan bentuk dukungan penuh kami terhadap digitalisasi Kospin JASA sebagai salah satu koperasi terbesar di Indonesia yang menaungi 300.000 pelaku UKM,” katanya.

Ruang lingkup kerja sama digitalisasi antara LinkAja dengan Kospin JASA meliputi dua hal, yaitu kemudahan akses top up saldo LinkAja untuk para anggota koperasi melalui aplikasi MJASA (Mobile Kospin JASA) milik Kospin JASA.

Selanjutnya, pembayaran angsuran pinjaman anggota koperasi secara elektronik melalui aplikasi LinkAja, yang sebelumnya harus dilakukan secara tunai di koperasi atau melalui transfer antarbank.

Ke depannya, berbagai kemudahan nontunai lainnya juga akan dihadirkan melalui pengembangan kerja sama strategis antara kedua pihak seperti pembayaran setoran anggota koperasi melalui aplikasi LinkAja dan penjajakan kerja sama di lingkup syariah.

Kepala Divisi Dana Kospin JASA Isabudin mengatakan kerja sama dengan LinkAja semakin melengkapi layanan keuangan digital yang ada di Kospin JASA.

Hal ini sesuai dengan misi Kospin JASA yaitu memenuhi kebutuhan anggota dan memberikan layanan prima melalui produk layanan berbasis teknologi.

Kospin JASA yang telah berdiri sejak tahun 1973 dan berkantor pusat di Pekalongan, merupakan Koperasi Simpan Pinjam yang menyediakan solusi dalam mengatasi kesulitan pengusaha kecil menengah dalam mendapatkan pinjaman sebagai modal usaha.

Hingga saat ini, Kospin JASA telah tersebar di 136 cabang yang tersebar di wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali, dengan memiliki 300 ribu pengusaha UMKM sebagai anggota dan telah dinominasikan oleh Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) untuk masuk dalam peringkat 300 besar koperasi di dunia versi International Cooperative Alliance (ICA). (ahm)

Comments

comments