Lockdown, Gedung Nusantara 1 dan 2 DPR RI Disterilkan dari COVID

Sekjen DPR RI Indra Iskandar./Foto : Rahmat (Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Jakarta- Gedung Nusantara 1 dan 2 DPR RI diberlakukan lockdown atau ditutup sementara waktu hingga Anggota DPR RI bersidang lagi bulan depan pada 8 November 2020.

Penutupan sekaligus sterilisasi Gedung Nusantara 1 dan 2 ini dilakukan dengan penyemprotan disenfektan di seluruh ruangan Komisi dan alat kelengkapan dewan (AKD). Penyemprotan dilakukan dilakukan oleh 20 petugas sejak hari ini hingga besok, Selasa (13/10).

“Jadi hari ini kita mulai lakukan sterilisasi ruang-ruang kerja Komisi, AKD dan akan terus steril sampai ruang kerja dewan sampai lantai 24. Ada 575 ruangan, 18 ruang AKD fraksi dan sampai di nusantara yang bundar. Dijadwalkan hari ini sampai dengan besok dilakukan oleh 20 petugas penyemprot dibagi dalam 3 tim,” terang Sekretaris Jenderal (Sekjend) DPR RI Indra Iskandar di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (12/10).

Indra juga mengakui pihak DPR saat ini sudah melakukan pengetatan di areal kompleks dan Gedung DPR sebagaimana diatur dalam protap. Lanjut Indra, setiap orang yang hendak ke Gedung DPR harus memiliki izin.

“Seperti teman-teman ketahui bahwa memang hari ini sudah terjadi pengetatan-pengetatan untuk setiap lalu lalang, mohon maaf kalau temen-temen media tadi masuk ke sini sulit, karena memang itu sudah protapnya. Siapapun untuk masuk ke sini harus ada izin dan ada kepentingan tertentu,” ucap Indra.

Dikatakan Indra, setelah penyemprotan ruang Komisi, AKD dan Fraksi akan ditutup untuk sementara waktu agar langkah sterilisasi ruangan berjalan baik, sekaligus memutus rantai penyebaran Covid-19 di DPR RI.

“Selebihnya hari ini setelah disemprot semua ruang-ruang kerja dewan dan AKD hari ini. Akan kita tutup, kita sterilkan dan secara reguler kita semprot setiap hari senin, setiap minggunya sampai nanti dengan masa sidang yang akan datang,” jelasnya.

“Jadi itu rencana kami, tentu kami juga memenuhi persyaratan dari ketentuan yang ditetapkam oleh PSBB Pemprov DKI,” tutup Indra.

Untuk diketahui, kebijakan lockdown Gedung Nusantara I dan 2 DPR RI dilakukan menyusul 18 Anggota DPR RI
terpapar virus corona (COVID-19) serta puluhan staf, tenaga ahli, sekretaris hingga petugas kebersihan yang juga terkonfirmsi positif COVID-19. (rht)

Comments

comments