Bongkar Korupsi Asabri, LPSK Minta Kejagung Setor Nama Justice Collaborator

PT Asuransi Sosial Angkatan Darat Bersenjata Republik Indonesia (Asabri) (Foto : Amntara)

Acuantoday.com, Jakarta-Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK), Maneger Nasution mengaku telah meminta Kejaksaan Agung RI merekomendasikan nama-nama untuk menjadi justice collaborator (JC) untuk dilindungi demi pengungkapan kasus korupsi Asabri.

“Untuk memudahkan pengungkapan, LPSK mendorong pihak Kejaksaan Agung merekomendasikan sejumlah saksi yang memiliki keterangan penting untuk mengajukan permohonan kepada LPSK,” kata Maneger dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/2).

Sebagai lembaga yang dibentuk untuk melindungi saksi dan korban peristiwa hukum, Meneger meyakini kasus Asabri melibatkan banyak pihak, termasuk orang kuat dan memiliki pengaruh.

Sehingga, terang Meneger, LPSK sudah tentu dapat mengambil peran untuk melindungi saksi yang keterangannya dapat membongkar siapa pelaku lain dan mengalir kemana saja uang hasil tindak pidana korupsi tersebut.

“Jika dilihat dari nilai kerugian yang ditimbulkan dari skandal ini, LPSK meyakini korupsi Asabri diduga melibatkan banyak aktor yang memiliki kekuatan besar. Untuk itu, saksi maupun JC memiliki andil besar untuk memberi petunjuk kepada penyidik. Tingkat ancaman jiwa untuk saksi maupun JC juga pasti sangat tinggi, disitulah LPSK akan berperan,” ujarnya.

Meneger menjelaskan, selama saksi tersebut bukan pelaku utama dan mau bekerja sama, LPSK bisa memberikan perlindungan agar dapat membantu mengembalikan kekayaan negara dan memberi keamanan bagi kolaborator.

“Kesediaan mengembalikan aset yang diperoleh dari tindak pidana yang dilakukan dan dinyatakan dalam pernyataan tertulis, dan adanya ancaman yang nyata,” pungkasnya. (mmu)

Comments

comments