Macha Kekinian Digandrungi Milenial

macha--sumber foto epicmatcha.com

Acuantoday.com— Minuman maupun makanan berbahan dasar macha digandrungi banyak orang, tak terkecuali milenial. Bisa jadi karena dari macha lahir berbagai produk kuliner mulai dari aneka kue dan minuman hingga sebagai campuran masakan.

Macha adalah bubuk teh hijau atau daun teh hijau yang digiling menjadi bubuk halus seperti tepung. Selain digunakan dalam acara minum the, macha juga digunakan sebagai campur mochi, es krim, cokelat dan berbagai kue, serta wagashi.

Meskipun bahannya sama, namun macha dan teh hijau mengalami proses berbeda lho. Mengutip wikipedia, matcha dibuat dari teh hijau yang disebut Tencha. Di perkebunan, tanaman ditutup dengan jerami atau kerai agar daun teh tidak terkena sinar matahari langsung (sama dengan cara pembuatan teh hijau Gyokuro).

Setelah dipetik, daun teh langsung dikukus dan dikeringkan. Teh untuk matcha tidak diremas-remas seperti sewaktu membuat teh hijau jenis Sencha atau Gyokuro. Alat penggiling dari batu digunakan untuk menggiling daun teh yang sudah kering hingga halus menjadi tepung.

Sedangkan green tea atau teh hijau biasanya disuguhkan masih berupa potongan-potongan daun teh pada umumnya. Tak heran kalau sebelum meminumkan kamu harus menyaring ampasnya. Berbeda dengan macha yang tidak memiliki ampas. Green tea juga juga jarang diolah menjadi bubuk halus. Dan jika green tea ditumbuk halus, maka akan menghasilkan warna yang berbeda.***cit

 

 

Comments

comments