Mahfud Tegaskan Kerumunan Rizieq di Petamburan Langgar Peraturan

-Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD/Foto:Antara

Acuantoday.com, Jakarta— Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menko Pulhukam) Mahfud MD memastikan kerumunan eks mantan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) di Petamburan adalah pelanggaran hukum, dan bukan lagi diskresi Pemerintah.

“HRS blh pulang dan blh dijemput; Petuhi protokol kesehatan; Dikawal dan diantar oleh Polisi sampai ke kediaman. Jd kerumunan stlh diantar ke Petamburan bkn lg diskresi tp pelanggaran hukum,” kata Mahfud MD dalam video pendek di akun twitternya @mohmahfudmd, Sabtu (27/3).

Dijelaskan Mahfud, Pemerintah telah mengizinkan HRS untuk pulang ke Indonesia dan dikawal secara resmi dari Bandara Soekarno-Hatta menuju kediamannya di Petamburan, Jakarta Barat.

Namun, setelah kerumunan usai kedatangannya seperti malam hari di Petamburan dan di beberapa lokasi adalah pelanggaran hukum.

“Waktu itu pulangnya HRS memang diizinkan dan dikawal secara resmi sbg diskresi pemerintah via Polhukam sampai ke Petamburan. Undangan kerumunan stlh diantar ke Petamburan yg terjadi mlm harinya, besoknya lg, dan di tempat lain tentu sdh bkn diskresi Pemerintah,” jelasnya.

Olehnya itu, menurut Mahfud MD jika publik menuding Menko Polhukam melakukan kesalahan karena memberikan izin menjemput HRS salah besar.

“Jadi alibinya salah jk bilang penjemputan dan kerumunan di bandara adl kesalahan Menko Polhukam krn memberi izin pulang dan menjemput,” ucapnya.

“Penjemputan dan pengantaran itu adl diskresi dlm hkm administrasi bkn hkm pidana. Maka dakwaan pidananya adl kerumunan yg dimobilisasi stlh itu,” tegasnya. (rht)

Comments

comments