Manfaat Pandan: Dari Pengobatan hingga Kuliner

Pandan--Nungning20/Getty Images/ sumber foto healthline.com

Acuantoday.com— Pandan. Hampir kebanyakan orang Indonesia mengenal tanaman yang daunnya harum ini. Pasalnya tanaman tropis yang mudah tumbuh dan cepat beranak-pinak ini, memiliki banyak kegunaan baik untuk kesehatan tubuh maupun untuk kuliner.

Mengutip healthline, pandan memiliki banyak jenis. Varietas tertentu juga menghasilkan buah yang terlihat seperti buah pinus merah-oranye. Di Asia, tanaman ini banyak digunakan untuk masakan maupun penobatan tradisionil.  Kemanfaatannya yang tinggi itu membuat orang Barat pun semakin tertarik.

Buah dan daun pandan memiliki berbagai macam kegunaan kuliner.

Daunnya sering direbus, dijus, atau digunakan untuk membungkus dan membumbui daging, sedangkan buahnya bisa dimakan mentah atau dijadikan selai. Buah pandan juga direbus dan digiling menjadi pasta yang dapat dimakan dan bergizi tinggi yang merupakan makanan pokok di beberapa bagian dunia.

Daun pandan biasanya ditumbuk untuk menghasilkan ekstrak hijau zamrud. Semakin matang daunnya, semakin gelap warnanya dan semakin dalam rasanya.

Selanjutnya bubuk daun pandan digunakan untuk membumbui masakan gurih dan manis. Rasanya digambarkan seperti vanilla berumput dengan sedikit rasa kelapa.

Pandan telah lama digunakan dalam pengobatan Ayurveda untuk mengobati sembelit, bisul, dan gejala seperti flu atau pilek.

Untuk diketahui, kandungan buah pandan yang dijadikan pasta merupakan sumber beta karoten yang kaya, prekursor vitamin A. Porsi 3,5 ons (100 gram) dapat mengandung 43-80% DV, meskipun jumlah pastinya sangat bervariasi. Varietas yang menghasilkan buah kuning lebih tua atau oranye adalah sumber terkaya.

Kita tahu vitamin A penting untuk kesehatan mata serta sistem kekebalan tubuh. Selain itu, pasta pandan juga mengandung zat besi yang tinggi.  Zat besi membantu menangkal kondisi seperti anemia defisiensi besi dan membantu sirkulasi darah dan oksigen yang tepat.

Buah pandan mentah lebih rendah kalori. Plus, ini adalah sumber serat yang baik, yang penting untuk menjaga kesehatan usus yang optimal.

Potensi manfaat pandan bagi kesehatan

Meskipun tidak banyak penelitian ilmiah tentang manfaat kesehatan pandan, daun, buah, bunga, akar, dan minyaknya telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional non-Barat.

Pandan diyakini berpotensi mengurangi nyeri artritis. Arthritis mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia dan ditandai dengan nyeri atau kekakuan sendi.

Dalam pengobatan Ayurveda, minyak kelapa yang diresapi dengan daun pandan dioleskan secara topikal untuk meredakan nyeri arthritis. Efeknya diperkirakan berasal dari minyak yang ditemukan di daunnya, yang mungkin memiliki efek antiinflamasi.

Namun demikian penelitian  masih terbatas pada tikus. Studi manusia diperlukan.

Manfaat lainnya adalah membantu mengelola gula darah.

Satu studi memberi 30 orang dewasa sehat teh panas yang terbuat dari daun Pandanus amaryllifolius mengikuti tes gula darah oral standar (75 gram). Mereka yang minum teh sembuh lebih baik dari tes gula darah daripada mereka yang minum air panas. Namun, diperlukan lebih banyak penelitian ilmiah.

Pandan juga diyakini dapat meningkatkan kesehatan mulut. Mengunyah daun pandan dapat menyegarkan napas karena aromanya yang sedap.

Beberapa praktik pengobatan non-Barat juga menggunakan teknik ini untuk menghentikan gusi berdarah. Namun, efek ini perlu dipelajari secara lebih formal.

Meski memiliki banyak kegunaan, namun pandan juga bisa membawa efek negative. Di antaranya, bisa menyebabkan diare jika dikonsumsi dalam jumlah besar. Diperlukan lebih banyak penelitian tentang jumlah pastinya.

Selain itu harus diingat, pasta buah pandan mungkin mengandung gula yang tinggi. Terlebih lagi, makanan penutup rasa pandan, makanan olahan, dan permen sarat dengan gula. Karenanya, kita juga harus membatasi asupan produk-produk rasa pandan.

Cara menggunakan pandan

Ekstrak daunnya sering dicampur dengan nasi kukus dan santan untuk membuat hidangan gurih Malaysia yang disebut nasi lemak. Ini juga digunakan untuk membumbui sup, semur, dan kari.

Terlebih lagi, daun utuh digunakan untuk membungkus daging sebelum dikukus atau dipanggang, memberikan rasa yang unik. Daun dan buah dari varietas tertentu juga bisa dibuat jus.

Dalam makanan penutup, pandan sering dipadukan dengan kelapa. Misalnya, ekstrak hijaunya yang cerah dimasukkan ke dalam adonan mirip krep, lalu diisi dengan kelapa kecokelatan yang dimaniskan untuk membuat makanan penutup khas Indonesia yang disebut dadar gulung.

Pandan dapat dijual beku atau sebagai bubuk atau ekstrak. Bubuk daun dan ekstraknya adalah cara yang bagus untuk menambahkan pewarna dan nutrisi alami ke dalam hidangan.***dian

Comments

comments