Demokrat Siap Hadapi Marzuki Alie

Mantan Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Marzuki Alie. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Deputi Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani menegaskan Partai Demokrat tidak takut dengan laporan Marzuki Alie terhadap Ketua Umum Partai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), usai dipecat dari partai karena terlibat dalam gerakan kudeta.

“Itu hak hukum beliau. Kami dan segenap kader tak gentar dan siap menghadapi para pengkhianat yang tak tahu diuntung Partai Demokrat dan Pak SBY,” kata Kamhar dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (4/3).

Dijelaskan Mahkah, pemecatan terhadap Marzuki Alie karena didukung dengan alat bukti yang kuat, dan keputusan tersebut sesuai mekanisme organisasi.

“Terkait pemecatan kader yang terlibat Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK PD) sudah dilakukan sesuai dengan mekanisme organisasi. Keputusan ini diambil berdasarkan alat bukti yang sangat kuat dan tak terbantahkan,” jelasnya.

Menurut Kamhar, para kader dan anggota Partai yang dipecat terlibat dalam gerakan kudeta bersama pihak eksternal, yakni Kepala Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko. Untuk itu, perbuatan para kader partai ini masuk dalam kategori tindakan pelacuran.

“Mereka terlibat upaya penggembosan partai dengan melibatkan pihak luar atau menjadi kaki tangan Moeldoko mendorong Kongres Luar Biasa (KLB) yang tak ada kondisi objektif sebagai raison d’etre untuk itu ataupun syarat-syarat konstitusi yang terpenuhi untuk itu,” paparnya.

“Ini murni sebagai praktik ‘pelacuran’ kader dan para mantan kader yang terobsesi kekuasaan di satu sisi dan praktek mempertontonkan arogansi kekuasaan di sisi lainnya di mana Moeldoko yang juga Kepala Staf Presiden berambisi mengambil alih Partai Demokrat untuk pemenuhan syahwat politiknya pada 2024 nanti,” tambahnya.

Lebih jauh Kamhar, upaya kudeta selama ini bukanlah persoalan internal Partai Demokrat. Dia menyebut ini merupakan upaya operasi yang dimotori oleh aktor eksternal dengan memanfaatkan mantan kader dan beberapa kader.

“Kami tegaskan ini bukan persoalan internal Partai Demokrat, karena tak ada sama sekali persoalan atau riak-riak dari segenap kader yang memiliki legal standing atau pemilik suara sah yaitu 34 orang Ketua DPD dan 514 orang Ketua DPC. Ini terbaca sebagai operasi yang dimotori aktor eksternal yang terafiliasi dengan kekuasaan yang menggunakan tangan para mantan kader dan segelintir kader yang diduga tergiur kekuasaan dan rupiah,” pungkasnya.

Sebelumnya, mantan Sekjend Partai Demokrat Marzuki Alie lewat kuasa hukumnya Rusdiansyah akan melaporkan lima kader Partai Demokrat (PD), salah satunya Agus Harimurti Yudhoyono. (rht)

Comments

comments