Masa Tenang Pilkada Jangan Dicederai Gerakan Provokasi

Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin--foto instagram azissyamsuddin

Acuantoday.com, Jakarta- Pasangan calon kepala daerah (cakada) bersama tim pendukungnya diminta menjaga tahapan masa tenang pilkada.

Masa tenang pilkada akan dimulau pada 6 hingga 8 Desember mendatang menjelang hari H pemungutan suara 9 Desember 2020.

“Bersama kita jaga muruah Pilkada saat masa tenang nanti, jangan cepat terprovokasi. Kita jaga suasana harmonis dan nyaman, baik pa2sangan calon maupun relawan bisa menghentikan seluruh aktivitas kampanye sesuai dengan aturan PKPU,” kata Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin mengimbau para Azis Syamsuddin di Gedung DPR RI, Rabu (2/12).

Azis meminta semua pihak harus mampu menahan diri dan tidak terpancing dengan narasi yang bersifat propaganda. Menurut dia, DPR juga berharap Bawaslu dan Kemenkominfo untuk memantau, dan bersikap tegas terhadap konten-konten yang berdampak negatif terhadap keberlangsungan pilkada itu sendiri.

“Suasana yang harmonis ini harus terus kita jaga, jangan terpancing dengan provokasi yang mengarah adu domba atau memecah belah persatuan menjelang pesta demokrasi,” ucapnya.

Politisi Partai Golkar ini mengatakan, langkah cepat saat ini sangat dibutuhkan agar aroma provokatif tidak menjadi akar masalah, sehingga diharapkan peran Bawaslu dan Kemenkominfo untuk mengantisipasi gejolak yang tidak diharapkan. Azis pun meminta KPU dan Bawaslu mampu mengantisipasi polemik penggunaan ribuan kertas suara, yang sebelumnya dinyatakan rusak hasil penyortiran petugas.

“Agar tidak menimbulkan kendala pada hari pencoblosan di tempat pemungutan suara nanti. Termasuk upaya memanfaatkan kelemahan penyelenggara,” jelasnya.

Anggota Komisi III DPR RI ini menyarankan agar Bawaslu memberikan saran perbaikan kepada KPU, terkait ditemukan lembar kertas suara rusak dengan meminta dilakukan penggantian seluruhnya. Selain itu, pendistribusian logistik untuk Pilkada dapat dilakukan tepat waktu dan tepat jumlah, sehingga tidak muncul permasalahan di tempat pemungutan suara (TPS). (rht)

Comments

comments