Masih Ada 65,9%, Pasien OTG Tak Perlu Risau Gunakan Flat Isolasi

Tower 4 Flat Isolasi Mandiri di Kompleks Wisma Atlet Kemayoran Jakarta. Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 selama 24 jam terakhir, Rabu (23/9) mencatat masih tersedia 1.019 tempat tidur (65,92%) ruang isolasi untuk pasien orang tanpa Gejala (OTG) yang tidak memiliki tempat untuk dirawat di sana./Foto: Antara

Acuantoday.com, Jakarta- Bagi warga yang tak memiliki tempat untuk melakukan isolasi mandiri tak perlu khawatir jika mau dirawat di ruang isolasi Flat Isolasi Mandiri yang letaknya bersebelahan dengan Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran Jakarta.

Tower 4 Flat Isolasi yang disiapkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 sebagai Flat Isolasi Mandiri bagi pasien dengan kategori orang tanpa gejala (OTG) masih mampu menampung.

Data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 selama 24 jam terakhir mencatat masih tersedia 1.019 tempat tidur (65,92%) ruang isolasi belum terisi dari kapasitas total 1.546 tempat tidur untuk pasien OTG yang tak memiliki tempat.

Sedangkan 34,08% nya atau 527 pasien OTG sudah menggunakan ruang isolasi yang berada di Tower 4 Wisma Atlet Kemayoran tersebut.

Untuk Tower 5 Flat Isolasi Mandiri, yang sudah beroperasi sejak Jumat (11/9) lalu, hari ini terisi 1.445 orang pasien OTG dari total kapasitas 1.570 tempat tidur. Artinya Tower 5 sudah terisi 92,03% dan masih tersedia 125 tempat tidur (7,97%).

Untuk RS Darurat Covid-19 sendiri total masih tersedia 480 tempat tidur.

Rinciannya 310 tempat tidur di Tower 6 dan 170 tempat tidur di Tower 7. Secara persentase hunian di RS Darurat Covid-19 yang terisi para pasien positif Covid-19 sudah mencapai 83,32% (2.398 tempat tidur) dari total 2.878 kapasitas tempat tidur yang tersedia di kedua tower tersebut pada hari Rabu pagi ini.

Data Satgas Penanganan COVID-19 per 22 September 2020, pukul 12.00 WIB, jumlah konfirmasi positif berjumlah 252.923 kasus dengan penambahan kasus harian 4.071 kasus. Sedangkan kasus sembuh, data harian menunjukkan jumlah 3.501 kasus dengan jumlah total menjadi 184.298 kasus.(ian)

Comments

comments