Masih Tersisa 10 Anggota MIT, Dewan Ingin Jaringan Teroris Dituntaskan

Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani dalam diskusi bertema “Teror di Sigi, Bagaimana Nasib Perpres TNI" di media center Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/12).(Foto : Rahmat/Acuantoday.com)

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani mengakui, Komisi III DPR RI telah menyurati Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis untuk membahas penuntasan jaringan terorisme Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang menewaskan satu keluarga di Sigi, Sulawesi Tengah.

“Kalau itu nggak selesai masih ada sisa terakhir yang disampaikan itu ada sekitar 10 anggota MIT, mesti kita tanyakan kembali baik kepada panglima TNI maupun kepada Kapolri,” ungkap Anggota Komisi III DPR RI Arsul Sani dalam diskusi bertema “Teror di Sigi, Bagaimana Nasib Perpres TNI” di media center Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (1/12).

Arsul mengungkapkan ada beberapa masalah penting yang ingin disampaikan Komisi Hukum DPR berkaitan dengan penuntasan jaringan teroris di kawasan timur Indonesia dan Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis menyampaikan permohonan agar pembahasannya bisa diundur.

Salah satu informasi penting yang diterima pihaknya adalah sisa kelompok MIT yang masih ada di Sulteng sekitar 10 orang. Untuk itu, kehadiran Kapolri dan TNI di DPR sangat penting untuk dibahas dan segera kelompok ini dihabiskan.

“Mengapa tidak bisa dituntaskan, kita tidak bisa mendasarkan pada soudzon saja, kita dalami dalam hal ini,” tegas Arsul yang juga Wakil Ketua MPR RI.

Menurut Arsul Sani, alasan Kapolri meminta waktu rapat pembahasan teror di Sigi karena fokus pada pengamanan Pilkada serentak pada 9 Desember besok. “Barang kali ini terkait juga dengan pengamanan Pilkada, mungkin setelah itulah kita akan kembali rapat,” ucap Arsul yang juga Sekretaris Jenderal DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). (rht)

Comments

comments