Massa Aksi Demo 1812 dari FPI Pukul Juru Kamera Acuantoday.com: Bogem Melayang saat Ingin Bantu Sejawat

Acuantoday.com, Jakarta – Aksi demo 1812 menuntut pembebasan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab, berlangsung ricuh. Massa aksi tak hanya bentrok dengan polisi, tapi juga kedapatan berbuat kekerasan terhadap awak pers yang tengah meliput demo.

Perlakuan kekerasan fisik dialami langsung oleh pewarta video Acuantoday.com, Gilang Baskoro. Kejadian itu berlangsung saat demo yang mulai sejak pukul 13 siang hari ini (18/12) berlanjut hinga sore hari, dengan kondisi massa aksi kocar-kacir ke sejumlah tempat di sekitar Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat itu, Gilang tengah mengambil rekaman suasana di sekitar kawasan tersebut, tepatnya di samping Gedung Bank Indonesia. Dia berdiri persis, di tengah-tengah aksi demo, diapit polisi dan massa aksi yang mayoritas FPI.

Perhatian Gilang sontak beralih, di saat mendengar teriakan dari arah massa aksi. Orang itu, yang diduga massa dari FPI, meneriaki ke arah reporter magang dari media online (Tagar.id) dan bergegas menghampirinya. Melihat sejawat bakal dipersekusi, ia pun berlari datang membantu.

“Eh lu pers bukan? Ngapain lu ambil-ambil gambar kalau bukan pers, lu orang polisi ye,” kata Gilang menirukan massa FPI yang menuding ke reporter magang itu.

Di sini lah, kekerasan terjadi. Saat Gilang hendak membantu rekannya, justru bogem massa FPI melayang ke tubuhnya. Pukulan telak mengarahnya hingga kamera yang digenggam pun seketika jatuh.

“Pas lagi memisahkan, saya malah dipukul dada saya, terus dipukul sampai kamera distabilizer saya sampai terjatuh,” ucap dia.

“Jadinya mereka benar-benar memukul secara langsung, karena saya membela anak magang pers ini,” sambungnya.

Aksi pukul yang dilakukan massa FPI itu, bukan tanpa pengetahuan siapa-siapa. Ada beberapa polisi yang menyaksikan kejadian itu. Namun mereka tidak berbuat apa-apa. (rwo)

Comments

comments