Massa Islam Teriakan Kecaman untuk Presiden Macron

Aksi massa dari berbagai ormas Islam menuntut Presiden Prancis Emmanuel Macron untuk mencabut pernyataannya dan meminta maaf./Foto: Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Jakarta―Aksi demo sejumlah organisasi Islam yang menentang sikap penghinaan agama Islam oleh Presiden Perancis Emanuel Macron, sekitar pukul 13.20, Senin (2/11), kian membara.

Para peserta unjuk rasa terus berdatangan ke titik lokasi demo di dekat Plaza Sarinah, yang sebelumnya direncanakan digelar di depan Kedutaan Besar Pransic, karena dihalau polisi.

Pentolan Persaudauran Alumni (PA) 212 Ustaz Haikal Hasan menyampaikan orasinya yang mengecam Macron, atas ucapannya yang menyakiti umat Islam seluruh dunia.

Ia juga meminta massa jangan takut dan khawatir untuk mengecam Macron, sebagaimana Presiden Joko Widodo yang juga melayangkan kecaman.

“Jangan takut, jangan khawatir. Hari ini Presiden Jokowi kecam itu Macaroni,” cetusnya.

“Allahu Akbar,” pekik Haikal memulai orasi.

Ia juga menyinggung mantan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan yang tidak pernah menghina Islam dan Rasulullah SAW.

“Ronald Regen Presiden Amerika enggak pernah kecam Rasullah,” katanya.

Ia pun menutup orasinya dengan bacaan shalawat, dan setelahnya mengutarakan “Jangan pernah kendor, bela terus Rasulullah.”

Sementara itu, ustaz Al Habsyi mengatakan, bentuk protes terhadap ucapan Macron bisa diwujudkan dengan memboikot seluruh produk Perancis oleh seluruh umat Islam dunia. 

Baginya, aksi mengecam Prancis melalui pemboikotan produk-produknya, bisa efektif memberikan “hukuman” kepada negara kiblat mode dunia itu.

“Mereka berani sama kita, karena ekonominya kuat. Tapi siapa yang bikin mereka kuat? Itu karena kita yang membeli produk mereka,” katanya. (rwo)

Comments

comments