Masuk Kota Bandung, Pendatang Harus Tunjukkan Surat Uji Rapid Antigen

Wali Kota Bandung Oded M Danial./Foto: Istimewa

Acuantoday.com, Bandung―Pemkot Bandung mensyaratkan wisatawan untuk membawa surat hasil negatif uji rapid antigen yang berlaku selama tiga hari saat tiba di Kota Bandung.

Peraturan baru itu dituangkan dalam edaran nomor 440/SE.149-Bag.Huk, yang diteken Wali Kota Bandung Oded M Danial, yang juga Ketua Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 Kota Bandung.

Dalam edaran itu, memuat Protokol Kesehatan Perjalanan Orang Selama Libur Hari Raya Natal 2020, Tahun Baru 2021 dan Pelarangan Perayaan Tahun Baru serta Pencegahan Kerumunan Massa.

“Ketika Jumat kita dari Pemkot ratas (rapat terbatas), surat dari Gubernur belum diterima (Pemkot Bandung). Sehingga luput dari pembahasan,” kata Oded kepada wartawan, Selasa (22/12).

Bila sebelumnya Pemkot Bandung tak mewajibkan hasil rapid antigen untuk wisatawan, lanjut Oded, sekarang sudah berubah. Menururnya, aturan baru telah  ditandatangani sesuai arahan Gubernur.

Dengan adanya surat edaran baru itu, Politisi PKS itu menegaskan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung akan memperketat penegakan Peraturan Wali Kota (Perwal) Nomor 73 Tahun 2020.

“Utamanya, pengetatan pengawasan di hotel-hotel. Orang datang dari luar (Kota Bandung) itu harus membawa surat keterangan rapid antigen. Pengawasan (Satgas) kita terus dilakukan,” tegasnya.

Senada dengan Oded, Ketua Pelaksana Harian Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bandung, Ema Sumarna juga menegaskan soal pendisiplinan protokol kesehatan (prokes) saat libur akhir tahun.

Dia menyatakan, surat edaran Wali Kota Bandung yang baru ini merupakan kombinasi atas surat edaran Gubernur dan surat edaran Satgas Covid-19 pusat sehingga pihaknya akan memperketatnya 

“Cek poin memang tidak ada. Kalau di Kota Bandung itu wisatanya kan di hotel, kuliner, belanja. Itu yang akan diawasi. Kita laksanakan protokol kesehatan ketat sesuai level zona merah,” papar Ema. (adi)

Comments

comments