‘Me Time’ hanya 30 Menit Jangan Lebih

Ilustrasi 'Me Time'--sumber gambar sophiekate.co.uk

Acuantoday.com— Setiap orang harus memiliki waktu untuk diri sendiri (Me Time). Ini penting untuk menjaga kesehatan mental, menjaga kita tetap tenang. Pikiran dan hati tenang, akan memancar dari wajah kita yang akan tampil segar. Hanya saja, kata psikolog dan mental health advocate, Anastasia Satrio, tidak perlu lama-lama. “Durasi terbaik untuk ‘Me Time’ tidak lebih dari 30 menit.

‘Me Time’ itu perlu, kata Anastasia, terlebih di masa pandemi. ‘Me Time’ berguna untuk membuat pikiran tetap tenang dan segar.

“Kadang-kadang 5-10 menit atau 15 menit itu bisa menambah kewarasan untuk mengerjakan banyak hal lain atau nemenin anak,” ujar Anastasia dalam acara “Fika bersama IKEA”, Sabtu.

Yang harus digaris bawahi, lamanya ‘Me Time’  tidak boleh lebih dari 30 menit. Menurut Anastasia, untuk membuat pikiran rileks, hanya membutuhkan waktu kurang dari setengah jam setiap hari.

Me time itu penting banget tapi lihat durasinya. Kalau kayak lihatin tanaman sampai 5 jam dan enggak ngerjain hal lain dan enggak bertanggung jawab buat yang lain jadinya selfish,” kata Anastasia.

“Buat kesehatan mental kita butuh 30 menit yang tiap hari, itu lebih penting daripada dirapel sebulan jadi sejam. Kalau di rumah me time bisa lihat tanaman, minum teh atau dekor-dekor,” ujarnya.

Sementara itu, Anastasia mengatakan penting bagi orangtua untuk memiliki mental yang sehat. Sebab, jika pikiran selalu tegang dan bercabang akan berimbas pada anak.

“Penting banget kitanya dulu sebagai orang dewasa bisa manage ourself baru main sama anak, kalau enggak kita bisa kelepasan ke anak, kasihan anaknya,” kata Anastasia.***dian

Comments

comments