Mengasuh Anak Kembar Beda Karakter ala Cynthia Lamusu

Cynthia Lamusu-Surya Saputra dan anak kembarnya Tatjana dan Bima--foto instagram cynthialamusu

Acuantoday.com— Mengasuh anak kembar itu unik, begitu kata penyanyi Cynthia Lamusu. Apalagi, anak kembar yang memiliki karakter dan perkembangan yang berbeda seperti kedua anaknya, Tatjana dan Bima. Cynthia berbagi pengalaman dalam mengasuh anak kembar yang mungkin bisa jadi inspirasi bagi para orangtua dalam mengasuh anak kembarnya.

“Tatjana dan Bima,  anak kembar tapi memiliki karakter berbeda. Tatjana misalnya, lebih ceria dan  sangat senang membaca buku atau mencoret-coret buku. Kalau dihadapkan dengan buku dia seperti menikmati sekali. Nah kalau Bima beda lagi. Dia lebih kalem,” tutur Cynthia menceritakan sosok Kaka dan Abang, panggilan kesayangan untuk Tatjana dan Bima yang lahir pada November 2016.

Mengasuh anak kembar, kata Cynthia, merupakan tantangan tersendiri baginya. Untuk itu dia rajin bertanya kepada orang lain ataupun mencari referensi tentang pengasuhan anak yang baik. Salah satu yang berusaha dijaga Cynthia dan suaminya, Surya Saputra dalam pengasuhan anak kembar adalah bersikap adil, tidak membeda-bedakan  ataupun memperbandingkan tumbuh kembang keduanya.

Tatjana dan Bima–instagram cynthialamusu

“Aku dan Surya berusaha menjaga hal ini. Sebagai orangtua kami berusaha memperlakukan keduanya dengan adil,” ucap Cynthia yang turun langsung dalam pengasuhan anak-anaknya.

“Kami hanya memiliki satu pengasuh. Sengaja. Karena aku juga turun langsung dalam pengasuhan anak. Banyak waktu aku luangkan untuk mereka. Kalaupun sekali-kali ada pekerjaan, ya aku minta tolong pada keluarga untuk menjaga keduanya,” tambahnya.

Seperti kedua orangtuanya, Tatjana maupun Bima memiliki minat pada dunia seni. Sebagai orangtua, Cynthia dan Surya berusaha memfasilitasi. “Tatjana suka belajar juga menyanyi.  Sedang Bima suka musik. Di rumah ada sejumlah alat musik yang dipilih Bima sendiri, tapi dia paling suka pada piano,” jelasnya.

Seperti umumnya anak-anak, anak kembar pun kadang suka bertengkar. Sikap orangtua biasanya reflek melerai. Namun orangtua juga melakukannya secara pelan-pelan memberi pengertian. “Mengajarkan siapa yang berbuat salah harus lebih dulu minta maaf perlu dilakukan,” ujarnya.

Nah Tatjana memiliki kebiasaan yang jika tidak dituruti keinginannya, dia akan marah, ngambeg, tak jarang buang-buang barang. Ini tidak bisa dibiarkan. Harus diterapkan kedisiplinan. Namun cara menerapkannya, mungkin adalah kunci. Bagaimana bersikap tegas sembari memberi pengertian pada anak. “Ini ujian jadi orangtua ya. Harus sabar,” tambah mantan personel Grup AB Three ini.***dian

Comments

comments