Menhan dan Menlu Diminta Investigasi Mendalami terkait Temuan Drone Laut

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menjelaskan tentang penemuan alat berupa 'Sea Glider' saat konferensi pers di Pushidrosal, Ancol, Jakarta, Senin (4/1/2021). (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta – Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin meminta Pemerintah, lewat Kementerian Pertahanan (Kemenhan) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) melakukan investigasi mendalam terkait penemuan Drone pengintai bawah laut milik negara asing, yang ditemukan di perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

“Potensi pengintaian asing sangat tinggi baik melalui drone maupun pergerakan kapal selam tanpa izin. Indonesia adalah episentrum dari kawasan Indo-Pasifik, sehingga banyak negara asing yang tentu memiliki agenda tersendiri dalam lautan Indonesia yang menghubungkan Samudera Hinda, Laut China Selatan hingga Samudera Pasifik,” kata Azis Syamsuddin kepada wartawan, Rabu (6/1).

Selain lakukan investigasi mendalam, Azis Syamsuddin juga meminta TNI Angkatan Laut memperkuat pengawasan di bawah laut, agar tidak ada tindakan-tindakan pengkhianatan oleh oknum-oknum tertentu kepada bangsa sendiri.

“TNI segera memperkuat pengawasan di bawah laut, jangan sampai ada oknum yang melakukan jual beli data wilayah Indonesia dan bekerja untuk pihak asing,” ucapnya.

“Underwater surveillance ini sangat penting dan kita tidak boleh lengah. Ini bukan kali pertama di temukannya drone pengintai bawah laut milik asing,” tambahnya.

Politisi Partai Golkar ini menjelaskan, keamanan laut saat ini perlu menjadi prioritas, bukan hanya dipermukaan laut, tapi juga bawah laut. Oleh karenanya Pemerintah harus melakukan perubahan terhadap infrastruktur pendukung.

“Kita perlu melakukan modernisasi dengan rencana yang matang dan strategis. Kita tidak boleh lengah sama sekali,” pungkasnya.

Sebelumnya, Saeruddin nelayan menemukan sebuah benda yang diduga adalah Drone bawah laut di perairan Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan beberapa hari lalu. Benda tersebut diketahui adalah Drone dan sudah diserahkan aparat kepolisian dan TNI. (rht)

Comments

comments