Menkes Optimis Autisme dan Gangguan Jiwa Bisa Disembuhkan Lewat Inovasi Intervensi Medis

Menkes Terawan Agus Putranto tekankan inovasi intervensi medis dalam upaya penyembuhan anak dan remaja yang menderita gangguan jiwa dan autisme. Foto: /Acuantoday.com (Rohman Wibowo)

Acuantoday.com, Magelang-Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto optimistis gangguan jiwa dan autisme yang diderita seseorang bisa disembuhkan secara cepat, sepanjang ada intervensi medis yang inovatif.

Terawan menginginkan adanya inovasi dalam soal penyembuhan penderita gangguan jiwa dan autisme, terlebih yang menimpa anak dan remaja di Indonesia. Baginya, mereka adalah aset yang bisa membangun bangsa.

“Kesehatan anak dan remaja itu merupakan aset SDM kita untuk menjadi SDM unggul pada 2045 mendatang. Mencetak anak yang tangguh,” kata Terawan di sela-sela peresmian Gedung Pelayanan Kesehatan Jiwa dan Anak Rumah Sakit Jiwa Prof. Soerojo Magelang, Jumat (11/12).

Inovasi dalam hal intervensi medis, kata Terawan, yang bisa ditempuh adalah dengan menyediakan fasilitas kesehatan magnetic resonance imaging (MRI).

“Saya minta RSJ Magelang ada MRI-nya. MRI yang canggih sekali, minimal tiga tesla. Tujuannya untuk melakukan deteksi pada anak-anak yang autis dan gangguan jiwa,” tuturnya.

Sebab dari hasil pemeriksaan MRI, Terawan berpendapat, setiap penderita bisa didiagnosa kondisi kesehatannya, sehingga dokter bisa melakukan tindakan medis yang dapat menyembuhkannya.

Dalam kajiannya yang pernah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah, Terawan menganalisis bahwa kunci penanganan autisme dan gangguan jiwa tergantung pada tenanan perfusi otak.

Ketika tekanan perfusi otak ditingkatkan, maka bakal berdampak lurus pada kesehatan penderita.

Terawan menuturkan, cara untuk meningkatkan perfusi itu bermacam-macam, salah satunya dengan fisioterapi. Kendati begitu, mesti dibarengi dengan inovasi intervensi medis berbasjs MRI tadi.

“Kita selama ini kan konservatif semua, dengan cara EKG, tapi tidak melihat secara imagine,” ucapnya, seperti dilaporkan wartawan Acuantoday.com dari Magelang.

Terawan siap membantu rumah sakit dalam hal inovasi untuk membantu anak dan remaja keluar dari gangguan kesehatan tersebut. Sebab, baginya, masa depan ceram menanti mereka, ketika bisa sembuh.

“Saya berharap kunjungan saya ke sini ada dampaknya, karena saya mendukung hal-hal yang sifatnya inovatif,” ujarnya.

Saran untuk berinovasi dalam intervensi medis, tak hanya digaungkan Terawan ke RSJ Magelang, tapi juga ditujukan untuk seluruh rumah sakit di Indonesia dan dimulai dari Pulau Jawa.

Pada hari ini, Terawan melakukan blusukan ke beberapa rumah sakit di wilayah Jawa bagian tengah. Usai lawatan kerja ke RSJ Magelang, ia lanjut kunjungi RSUP Dr. Sardjito di Yogyakarta, dan diakhiri di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro, Klaten, Jawa Tengah.

Terawan mengapresiasi fasilitas kesehatan yang berada di dua rumah sakit tersebut. Alat canggih yang bisa melacak penyakit tersedia di sana, mulai dari MRI hingga CT scan.

“Wah canggih ini fasilitas kesehatannya, lanjutkan inovasinya,” kata Terawan usai melihat mesin MRI di RSUP Dr. Soeradji Tirtonegoro. (rwo)

Comments

comments