Mensos Beberkan Alasan Penghentian Dana Bantuan Korban Covid

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa (16/3/2021). Rapat membahas Anggaran Penanggulangan Bencana. (Foto : Biro Pemberitaan DPR RI)

Acuantoday.com, Jakarta- Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menjelaskan alasan pemberhentian anggaran bantuan sosial kepada ahli waris korban meninggal dunia akibat Covid-19. Menurut Risma, anggaran yang dimiliki Kemensos tidak memadai untuk melanjutkan bantuan tersebut.

“Jadi pada saat saya tanyakan itu saya 23 Desember menjadi menteri, itu saya tanyakan, bu ini kemarin itu ada anggaran sedikit terus kemudian di-briefing. Makanya yang datang tanda tangan Plt. Sebetulnya dari sisi aturan dia nggak berat tapi Pltnya saat ini sudah masuk Pak,” kata Risma dalam rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Selasa (16/3).

Rapat yang juga dihadiri oleh Kepala BNPB Doni Monardo itu memaparkan, jika dikalkulasi besaran nilai bantuan dengan dana yang dibutuhkan, maka anggaran yang ada di Kemensos tidak mencukupi.

“Nah ternyata uangnya nggak cukup pak. Kalau kita hitung 1 juta itu kali 15 juta itu berarti kan 15 triliun dibutuhkan. Sedangkan anggaran kami nggak ada sebesar itu,” paparnya.

Kepada Komisi VIII DPR, politisi PDI Perjuangan ini membeberkan, bahwa diperlukan uang sekitar Rp 350 miliar untuk memberikan santunan kepada para korban, namun saat ini anggaran yang dimiliki Kemensos hanya Rp750 miliar.

“Duitnya saya hitung ya Pak. Rp350 miliar Pak, masa anggaran habis semua ke sana, masa anggaran, tadi saya sampaikan Rp750 miliar masa anggaran kita saja loh pak untuk bencana total itu tidak cukup,” jelasnya.

Mantan Walikota Surabaya ini melanjutkan, kebijakan santunan itu dilakukan Kemensos sebelum dirinya menjabat sebagai Mensos.

“Cuma kemudian di akhir karena uangnya nggak cukup maka nggak diberikan. Saya masuk sudah nggak ada uangnya, uangnya habis. Nah kalau sekarang pak, total kita jadi nggak bisa, prefer kalau bencana betulan. Karena nggak ada anggarannya,” pungkas Risma. (rht)

Comments

comments