Menteri Agama Yaqut Diyakini Mampu Merekat Persatuan Umat Beragama

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas. (Foto : Biro Pemberitaan Sekretariat Negara.

Acuantoday.com, Jakarta- Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Faisol Riza mengaku, penunjukan Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut sebagai Menteri Agama (Menag) sangat tepat, dengan kondisi bangsa yang sedikit bergejolak antar sesama warga negara.

“Gus Yaqut akan langsung melesat dan PKB mendukung penuh kepemimpinan beliau di Kementerian Agama. Untuk menjadikan Agama sebagai inspirasi persatuan mempererat persaudaraan sesama warga, atau ukhuwah watoniah,” kata Faisol Razi kepada wartawan, Rabu (23/12).

Menurut Faisol, penempatan Gus Yaqut menjabat kursi Menag sangat tepat dan juga sebagai perwakilan dari kelompok Nahdatul Ulama (NU). “Selain itu posisi Gus Yaqut sebagai Menteri Agama yang juga merupakan perwakilan NU memang sudah tepat,” ucapnya.

Dikatakan Ketua Komisi VI DPR RI ini, Indonesia sebagai negara yang majemuk dari segi agama, saat ini sangat membutuhkan figur Menteri Agama seperti Gus Yaqut dengan visi yang tegas, yakni menguatkan persaudaraan antara umat beragama.

Selain itu, latar belakang Gus Yaqut sebagai kader NU selama ini sudah berkontribusi membela keutuhan dan persatuan bangsa Indonesia. Ke depannya, kata dia, peran NU juga diperlukan sebagai perekat di tengah masyarakat terutama di masa pemulihan akibat pandemi COVID-19.

Figur Menteri Agama seperti Gus Yaqut dengan visi yang tegas yakni menguatkan persaudaraan antara umat beragama, saat ini harus diakui memang menjadi kebutuhan semua pihak di Indonesia.

“Dan NU memang dipandang berhak atas posisi Menteri Agama itu, kedepan dengan perwakilan NU di Kementerian Agama. NU akan semakin memperekat persatuan bangsa di tengah pandemi COVID-19 ini,” lanjutnya.

Sementara Gus Yaqut, dalam sambutannya, mengatakan salah satu rencana tugasnya adalah mempererat persaudaraan sesama warga, atau ukhuwah watoniah.

Sebagai dengan negara yang majemuk dari segi agama, Indonesia disebut Gus Yaqut perlu menguatkan persaudaraan di antara umat beragama.

“Kita bangkitkan kembali agar tak ada satu kelompok pun, satu agama pun, yang mengklaim merasa paling memiliki negara ini. Semua berhak memiliki negara ini,” kata Gus Yaqut dalam sambutannya sebagai Menag.

Ia mengatakan bahwa Indonesia merdeka dan lepas dari jajahan kolonial berkat perjuangan rakyat yang berasal dari semua agama. Mulai dari umat islam, umat muslim, kristiani, hindu, budha, hingga konghuchu. Gus Yaqut, sendiri dalam rekam jejaknya dikenal sebagai tokoh NU asal Rembang, sekaligus anggota Komisi II DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). (rht)

Comments

comments