Menteri Terawan Imbau Pesantren Jadi Pelopor Penerapan Prokes

Tenaga Ahli Menkes, Andi, saat berkujung ke Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambak beras, Jombang , Jawa Timur, Minggu(15/11) /Foto: Acuantoday.com

Acuantoday.com, Jombang – Pondok pesantren memegang  peran penting dalam membetuk  generasi unggul untuk mencapai Indonesia yang maju dan sejahtera.

Karenanya, di masa pandemi COVID 19 sekarang ini pondok pesantren harus menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan (prokes) guna mencegah penyebaran virus corona.

Demikian penegasan Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Menkes, Andi, saat berkunjung ke  Pondok Pesantren Assaidiyyah 2 Bahrul Ulum, Tambak Beras, Jombang , Jawa Timur, Minggu (15/11).

Andi, mewakili Menteri Terawan, berkunjung ke Pondok Pesantren Assaidiyyah 2 Bahrul Ulum, bersama anggota Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini.

Melalui  Andi, Menteri Terawan berpesan agar para santri  tetap menjaga semangat belajarnya, meski situasai serba tak nyaman karena adanya wabah COVID 19.

“Semangat menuntut ilmu  tak boleh mengendor. Tetapi para santri jangan  mengabaikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID 19,” kata Andi.

Dia juga mengingatkan, jika protokol kesehatan diabaikan maka trend penurukan kasus COVID 19 di Indonesia belakangan ini bisa berbalik arah. Andi menyebut sejumlah negara di Eropa kini sedang mengalami

“gelombang kedua” wabah Covid 19, karena masyarakatnya abai pada protokol kesehatan.

Sementara Yahya Zaini mengatakan dirinya akan mengupayakan agar Pondok Pesantren Assaidiyyah 2  Bahlul Umum, mendapat penghargaan dari Kementerian Kesehataan karena telah melaksanakan protocol kesehatah dengan baik.

“Dari awal pondok pesantren ini berhasil mencegah masuknya COVID 19  ke lingkungan pesantren,” kata anggota Fraksi Partai Golkar DPRRI itu.

Ia berharap pondok pesantren lain belajar dari  Ponpes Assaidiyaah 2 Bahlul Ulum, terutama dalam hal pencegahan penukaran COVID 19.

Dalam kesempatan tersebut Andi mendampingi Yahya Zaini menyerahkan bantuan berupa 300 kotak vitamin C, 15 kotak obat batuk, 150 kotak multi vitamin untuk orang dewasa, 122 botol handsanitizer  80  kotak masker.

Pimpinan Pondok Pesantren Assaidiyyah 2 Bahlul Ulum, KH Ahmad Hasan, mengatakan sejauh ini  protokol kesehatan di pondok  pesantren yang dipimpinya dilaksanakan dengan disilpin dibawah pengawasan satgas yang dibentuk oleh yayasan.

“Alhamdulilah, sejak awal pandemi sampai sekarang zero cases,” katanya.

Ahmad Hasan menyampaikan terimakasih atas perhatian pemerintah pada pondok pesantrenya.

“Semoga bantuan ini menjadi barokah dan bermaanfaat untuk para santri dan keluarga besar Bahlul Ulum,” ujarnya. (Heriana)

Comments

comments