Menteri Tewaran : Keberadaan Rumah Sakit Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melakukan peletakan batu pertama pembagunan RSUP Kupang, NTT, Kamis (3/12)

Acuantoday.com, Kupang – Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, mengatakan, selain untuk pelayanan kesahatan, keberadaan sebuah rumah sakit juga bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat setempat.

“Nanti kalua rumah sakit ini sudah beroperasi, penduduk  akan berbondong – bondong  ke sekitar sini. Akan terjadi pertumbuhan ekonomi, akan mensejahterakan masyarakat,” kata Terawan dalam sambutannya pada peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis (3/12).

Terawan menuturkan, di tempat  dimana dibangun rumah sakit  biasanya akan menjadi pusat kerumunan baru yang diikuti dengan bergeraknya roda perekonomian.

”Pengalamam kami, di tempat dimana dibangun rumah sakit akan muncul pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.

Karenanya ia minta  Pemerintah Daerah untuk segera melakukan perbaikan jalan untuk memudahkan masyarakat mengakses RSUP Kupang.

“Rumah sakit ini akan menjadi pelita di hati masyarakat  NTT,” kata mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta itu.

Terawan juga menuturkan, pembangunan rumah sakit tersebut merupakan wujud perhatian Pemerintah Pusat pada masyarakat di Indonesia bagian timur, khususnya masayarakat NTT.

Dirjen Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Abdul Kadir, memaparkan, pembangunan  RSUP Kupang menelayan biaya sebesar  Rp. 350, 2 miliar.

“Dana yang digunakan dana pinjaman dari World Bank,” ujarnya.

Rumah sakit berkapasitas 212 tempat tidur iu dibangun di lahan seluas 18 hektar direncanakan rampung dalam 20 bulan.

Seusai melakukan peletakan batu pertama pembagunan RSUP Kupang, Terawan yang antara lain didampingi Wagub NTT, Josef Nae, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel  Melkiades Lena,  anggota komisi IX DPR RI, Ratu Ngadu Bonu Wulla, Dirjen Yankes Kemenkes, Abdul Kadir dan Tenaga  Ahli Menkes, Andi, berkunjung ke Politeknik Kesehatan Negeri Kupang dan RSUD Kupang. (Ina)

Comments

comments