Meski Kebanjiran, Warga Kampung Pulo tidak Mau Mengungsi

Anak-anak memanfaatkan banjir menjadi arena bermain--- Acuantoday.com/Amel

Acuantoday.com, Jakarta– Hujan deras yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Jumat (19/2) malam hingga Sabtu (20/2) pagi telah menyebabkan sejumlah wilayah tergenang banjir. Salah satunya banjir merendam di bantaran Sungai Ciliwung, Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur. Ketinggian air pada pukul 03.00 WIB, mencapai 100 Cm atau setinggi paha orang dewasa. Namun, saat ini ketinggian sudah mulai surut, sekitar 20 Cm saja atau setinggi mata kaki orang dewasa.

Meluapnya Sungai Ciliwung ini, merupakan banjir kiriman dari bendungan Katalumpa yang sebelumnya sudah masuk level siaga 3. Meski begitu, warga masih belum mau untuk mengungsi. Hal tersebut, diungkapkan salah satu warga Kampung Pulo, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, “Saya setiap banjir nggak pernah mengungsi, tinggal di atas loteng, menunggu instruksi aja”, ujar Yuni, Warga Kampung Pulo.

Foto-Acuantoday.com/Amel

Banjir kali ini merupakan banjir yang terbesar, dibanding banjir 2 minggu lalu. Meski demikian, ketersediaan makanan dan air bersih bagi warga Kp. Pulo masih tercukupi.

Dalam hal ini, petugas pemadam kebakaran juga berupaya untuk mengurangi debit air yang menggenangi wilayah Jalan Jatinegara Barat, Jakarta Timur. Kepala Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan, untuk mengurangi debit air ini petugas melakukan penyedotan air.

Untuk mengurangi debit air ini petugas melakukan penyedotan air—foto Acuantoday.com/Amel

“Kita melakukan proses penyedotan air, karena ada 3 jalur dan 1 jalur tidak bisa dilewati kendaraan. Kita mulai dari jam 9 pagi dan menurunkan 4 unit pompa”, ujarnya.

Penyedotan air ini, dilakukan dari Jalan Jatinegara Barat kemudian dibuang kembali ke Sungai Ciliwung. Harapannya, dalam waktu singkat proses penyedotan berlangsung lancar dan jalanan bisa kembali dilalui kendaraan secara normal. (Amalia Ratri)

 

Comments

comments