Minim Efek Samping, Pertimbangan Adian Ikut Uji Sampel Darah Vaksin Nusantara

Adian Napitupulu. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta- Anggota Komisi VI DPR, Adian Napitupulu memiliki pertimbangan sebelum memutuskan memilih vaksin Nusantara sebagai obat untuk melindungi dirinya dari virus corona (Covid-19).

“Saya harus mencari obat (vaksin) untuk orang yang punya penyakit jantung seperti saya,” kata Adian di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu (14/4/2021).

Adian mengaku mengikuti perkembangan Covid-19 dan memantau sejumlah vaksin dari luar negeri yang banyak beredar dan menjadi calon vaksin untuk melindungi masyarakat Indonesia dari bahaya Covid-19.

Dari vaksin yang ia ketahui itu, ternyata memiliki efek samping. Misalnya, sebut Adian, ada berapa orang berpenyakit jantung meninggal pasca penyuntikan vaksin Sinovac. Juga vaksin AstraZeneca dan vaksin yang diproduksi Johnson & Johnson memiliki dampak penggumpalan darah.

Efek penggumpalan darah dinilai memiliki dampak membahayakan bagi orang yang memiliki penyakit jantung seperti Adian.

“Lah, terus saya pakai obat apa?” ujar aktivis ’98 dari Forum Kota (Forkot) tersebut.

Adian juga mengikuti pro kontra yang berkembang terkait kehadiran vaksin Nusantara penelitiannya digawangi mantan Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto itu. Namun, Adian tidak mau pusing dengan pro dan kontra yang ada.

Baginya, proteksi dan keamanan vaksin lebih penting bagi dirinya dan keluaragnya. “Orang mau pro atau kontra saya harus cari obat untuk diri saya, bagaimana pun juga tubuh saya dan keluaga saya adalah tanggung jawab saya,” kata politisi dari PDI Perjuangan ini.

Adian memastikan tidak ada paksaan dari siapapun atas keputusannya memilih vaksin Nusantara sebagai obat dirinya melindungi diri dari bahaya virus corona.

Keikutsertaan dalam uji klinik vaksin Nusantara merupakan inisiatif pribadi. “Ini bukan persoalan DPR, ini bukan persoalan fraksi, ini bukan persoalan BPOM. Ini persoalan saya dengan tubuh saya,” tegasnya.(har)

 

Comments

comments