Modus Baru, Demo Omnibus Law Jadi Arena Transaksi Narkoba

Polisi ringkus kurir narkoba yang mengedarkan sabu dan ekstasi di tengah demo UU Ciptaker. /Foto: Dok. Polres Metro Jakarta Barat.

Acuantoday.com, Jakarta―Demonstrasi penolakan Undang-Undang Cipta Kerja di Jakarta rupanya menjadi “peluang” baru bagi bandar narkoba untuk melakukan transaksi.

Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat menangkap tiga orang yang diduga kurir narkoba di Pondok Aren, Tangerang Selatan, Kamis (22/10).

Ketiganya kedapatan mengedarkan narkoba jenis sabu dan ekstasi di tengah riuhnya aksi demonstrasi tolak UU Cipta Kerja.

“Kami menangkap tiga orang kurir narkoba. Ini sekaligus mengungkap peredaran jaringan gelap dari temuan pelaku ini,” kata Audie saat dikonfirmasi, Jumat (23/10).

Ketiga kurir narkoba yang ditangkap berinisial CR (34), FH (22) serta seorang wanita berinisial RR (24). Kendati begitu, Audie tak menyebut persis di mana titik demo yang diduga ada transaksi barang haram itu.

Namun yang jelas, lanjut dia, para kurir ini memanfaatkan fokus petugas yang sibuk mengamankan demonstrasi, sehingga bisa leluasa tanpa ketahui mengedarkan narkoba.

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menduga ada pemain besar dalam, karena keterangan kurir yang ditangkap mengaku mendapat pasokan barang dari jaringan peredaran narkoba di sebuah lapas.

Pengungkapan kasus ini pun, disebut Audie merupakan pengembangan kasus di wilayah Cawang, Jakarta Timur. Saat itu beberapa kurir juga ditangkap dan mengaku mendapat pasokan dari tempat yang sama.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil menyita barang bukti berupa koper yang berisi paket narkoba jenis sabu dan ekstasi.

Ketiga kurir itu kini masih menjalani serangkaian pemeriksaan oleh penyidik Satuan Narkoba Polres Metro Jakbar untuk mengungkap temuan lain.

Audie berujar masih ada jaringan narkoba lain yang beraksi dengan modus setipe, sehingga ke depan diperlukan pengawasan ekstra saat unjuk rasa berlangsung.

“Kami menduga kuat ini bukan yang pertama dan ada jaringan (narkoba) lain yang sama melakukannya (mengedarkan narkoba) pas demo,” tuturnya. (rwo)

Comments

comments