Moeldoko Tegaskan Jokowi Tak Punya Niat Bikin Yayasan untuk Kelola TMII

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta―Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko menegaskan, pengelolaan Taman Mini Indonesia (TMII) akan dikelola BUMN bidang Pariwisata.

“Jangan lagi berpandangan, nanti akan ada yayasan lagi yang dikelola Pak Jokowi, itu pandangan primitif,” tegas Moeldoko dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (9/4).

Moeldoko menegaskan, Presiden Jokowi sama sekali tidak berfikir mendirikan yayasan baru untuk mengelola TMII.

Sebab, lanjut dia, dasar keluarnya Peraturan Presiden Nomor 19 tahun 2021 adalah untuk memperbaiki kinerja TMII yang beberapa tahun terus mengalami kerugian.

“Setiap tahun, Yayasan Harapan Kita (pengelola TMII saat ini-red) mensubsidi 40-50 miliar dan pastinya tidak memberikan kontribusi pada negara,” tambahnya.

Dengan keluarnya Perpres No.19/2021 ini, tegas Moeldoko, Keppres 51/1977 yang sudah berumur 44 tahun itu sudah tidak berlaku lagi.

Selanjutnya, pemerintah membentuk tim transisi yang bekerja selama tiga bulan untuk menentukan bentuk pengelolaan TMII yang akan diberlakukan.

Yang jelas, menurut Moeldoko, Kementerian Sekretariat Negara sejak 2016 sudah melakukan pendampingan dan meminta UGM dan BPKP untuk melakukan asesmen terhadap pengelolaan TMII.

Tiga rekomendasi yang diusulkan, TMII dikelola swasta, kerja sama dengan pemerintah dan Badan Layanan Umum (BLU).

“BPKP melihat dan mengaudit pekembangan TMII. Meminta kepada Mensesneg untuk menangani,” katanya.

Dari pertimbangan itulah, lanjut dia, keluar Perpres 19 tahun 2021, yang sekaligus mengugurkan Keppres 51/1977. (ahm)

Comments

comments