Awas, KPK Ingatkan Penyelenggara Negara untuk Tolak Angpao Imlek

Pejalan kaki melintas di depan sebuah pusat perbelanjaan yang memajang dekorasi Imlek, di Malang, Jawa Timur, Senin (8/2/2021). Dekorasi Imlek dengan tema shio kerbau logam tersebut sengaja dipasang untuk menarik minat masyarakat agar datang berkunjung. (Foto : Antara)

Acuantoday.com, Jakarta―Pada momen perayaan Tahun Baru Imlek 2572, KPK mengingatkan agar pejabat publik atau pegawai negeri tidak menerima pemberian hadiah dalam bentuk apapun, termasuk angpao sebagai komitmen integritas diri sebagai penyelenggara negara.

“Pada momen perayaan Tahun Baru Imlek hari ini, KPK kembali mengingatkan penyelenggara negara dan pegawai negeri untuk tidak menerima pemberian dalam bentuk apa pun yang termasuk kategori gratifikasi yang berkaitan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya,” kata Plt Juru Bicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati Kuding di Jakarta, Jumat (12/2).

Lulusan Magister Jurusan Komunikasi Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan, apabila pemberian tersebut tidak dapat ditolak karena budaya atau tradisi berbagi angpao, maka pejabat tersebut punya waktu 30 hari untuk melaporkannya ke KPK.

“Namun, apabila karena kondisi tertentu tidak dapat menolak maka penerimaan gratifikasi tersebut harus dilaporkan kepada KPK paling lambat 30 hari kerja sejak diterima,” ujarnya.

Soal cara pelaporan gratifikasi, Ipi Maryati menerangkan, yang bersangkutan dapat menghubungi layanan publik KPK di nomor telepon 198 atau melalui aplikasi gratifikasi online atau daring (GOL) melalui tautan https://gol.kpk.go.id atau mengunduhnya di Play Store dan App Store. (mmu)

Comments

comments