MUI Kota Semarang Minta Masyarakat Tak Ragukan Vaksin

Kyai Erfan (pojok kanan) bersama tokoh masyarakat Kota Semarang usai menerima vaksin tahap kedua di Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang./Foto: Dok MUI Kota Semarang

Acuantoday.com, Semarang―Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang, Prof. Dr. KH. Erfan Soebahar, MAg, mengimbau masyarakat untuk tidak ragu dalam menerima vaksinasi Covid-19.

Menurut Kyai Erfan, vaksin diperlukan untuk meminimalisir persebaran Covid-19, yang hingga kini masih menghantui kesehatan dan keselamatan masyarakat.

“Urgensi vaksinasi saat ini adalah keniscayaan, karena aktivitas ini berkaitan dengan hifdzun nafs atau penjagaan keselamatan jiwa manusia,” ujar Kyai Erfan melalui rilis yang diterima Acuantoday.com di Semarang, Sabtu (30/1).

Kyai Erfan menjelaskan, sisi keamanan dan kehalalan vaksin telah dikeluarkan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat sehingga masyarakat sudah sepantasnya tidak ragu.

Untuk mengeluarkan fatwa bahwa vaksin halal, Kyai Erfan mengungkapkan bahwa MUI Pusat telah melaksanakan penelitian dengan hati-hati dan melibatkan para ahli.

“Rujukannya adalah fatwa MUI Pusat Nomor 02/2021, fatwa tersebut terbit tentu tidak begitu saja, pasti telah melewati serangkaian penelitian dari para ahli, kita yakin dan mendukung penuh fatwa tersebut, sekaligus mendukung suksesnya program vaksinasi,” lanjutnya. 

Kyai Erfan sendiri telah menerima penyuntikan vaksin Covid-19 Sinovac sebanyak dua kali bersama jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan tokoh masyarakat Kota Semarang lainnya.

Terakhir, ia menerima vaksin pada Kamis (28/1) lalu di Kantor Dinas Kesehatan Kota Semarang. Hingga saat ini Kyai Erfan mengaku tidak mengalami efek samping yang berarti. 

Ia mengajak masyarakat kota Semarang, terutama bagi yang memenuhi persyaratan untuk divaksin, agar menyiapkan diri dengan baik. 

“Ayo bersiap diri dan lingkungan masing-masing untuk divaksin dengan sikap mantap dan yakin, sehingga kekebalan fisik atau imunitas dapat dimiliki, untuk memutus mata rantai covid 19 dan mempercepat keberlangsungan hidup normal yang dapat dihadapi bersama,” pungkas Kyai Erfan. (alvin)

Comments

comments