Mukomuko Dorong Semua Sekolah Belajar Tatap Muka

Salah satu ruang belajar sekolah dasar di Kabupaten Mukomuko.(Foto Dok.Antarabengkulu.com)

Acuantoday.com, Mukomuko— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mendorong semua sekolah di daerah ini mengadakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

“Sampai saat ini masih ada sekitar 20 sekolah di daerah ini yang masih belajar secara daring karena ada warga sekolah yang positif Covid-19, tetapi setelah habis masa isolasinya warga tersebut, sekolah akan kembali mengadakan belajar tatap muka,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko Ruslan di Mukomuko, Minggu.

Sebanyak 37 Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Mukomuko yang sebelumnya belajar secara daring karena ada warga sekolah positif Covid-19.

Kemudian dari sebanyak 37 sekolah yang mengadakan kegiatan belajar secara daring tersebut, sebanyak 17 sekolah di antaranya mengadakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Ia mengatakan saat ini ini masih ada sekitar 20 sekolah dasar dan sekolah menengah pertama yang tersebar di sejumlah kecamatan daerah ini yang masih belajar secara daring.

Ia mengatakan sejumlah sekolah mengadakan kegiatan belajar secara daring selain ada warga sekolah yang terjangkit virus corona, ada juga sekolah yang tidak mampu menyiapkan alat perlindungan diri (APD) bagi siswanya.

Terhadap sekolah yang tidak mampu menyiapkan APD seperti masker dan tempat mencuci tangan, ia menyarankan, agar sekolah menyiapkannya agar mereka bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.

Ia mengatakan semua sekolah di daerah ini harus mengadakan belajar tatap muka sebagai tindak lanjut bagi siswa kelas tinggi yang akan melaksanakan ujian dan melaksanakan program les.

Selain itu, menurutnya, paling tidak menjelang ujian kenaikan kelas, sekolah di daerah ini harus melaksanakan kegiatan belajar mengajar dan mereka memproses kenaikan dan kelulusan siswa.

Terkait dengan pelaksanaan ujian sekolah tahun ini, pihaknya sampai sekarang belum menerima petunjuk secara teknis dari pemerintah pusat untuk melaksanakannya.***dian/ant

Comments

comments