Nasihat Ghea Panggabean untuk Desainer Generasi Muda

Desainer Ghea Panggabean--foto indonesiafashionweek.id

Acuantoday.com— Industri fashion di Tanah Air masih menjadi salah satu industri yang cukup menjanjikan. Namun, bukan berarti terjun di industri fashion bisa dengan mudah mendapatkan tempat.

Perkembangan fashion yang begitu pesat menuntut para pelakunya untuk bisa mencetuskan ide-ide kreatif agar bisa tetap bersaing. Apalagi di masa pandemi seperti sekarang butuh kemampuan beradaptasi yang cepat dalam memasarkan produk.

Desainer ternama Ghea Panggabean yang dikenal lewat karya-karyanya selalu lekat dengan kain-kain tradisional Indonesia, tentunya sudah sarat pengalaman akan jatuh bangunnya di industri  fashion. Berbekal 40 tahun perjalanannya di bidang fashion, Ghea pun memberikan tips untuk para desainer muda agar bisa tetap bertahan di situasi sulit seperti saat ini.

“Kita harus tetap berpikiran positif dan semangat dalam segala masalah pasti ada solusi. Kuncinya berusaha dengan jalan lain yang biasanya tak terpikir,” ungkapnya saat tampil di program Fashion Talk IFW Virtual 2020. Demikian dikutip dari laman indonesiafashionweek.id

“Saya dari dulu tak pernah jualan online di Instagram, anak saya membuka akhirnya Instagram dia Fashion Studio online, dan karena masker menjadi salah satu kebutuhan utama saat ini tadinya dari sisa-sisa kain kita membuat masker ternyata demand-nya banyak,” sambungnya.

Saat ini Ghea Panggabean mengaku memproduksi masker khusus dengan tema-tema ikonik yang lekat dengan budaya Nusantara. Bagi Ghea membuat masker tak ada bedanya dengan cara dia membuat koleksi busana.

“Sekarang kita membuat masker edisi khusus dengan tema-tema khusus. Ada masker jumputan, masker wayang. Jadi saya sekarang membuat masker itu seperti saya membuat koleksi baju. Di masa pandemi ini jadi penjahit saya masih tetap bisa bekerja,” tuturnya.

Ghea pun mengingatkan agar para desainer muda harus selalu konsisten dalam membangun karakter dan ciri khas hasil karyanya. Hal itu merupakan salah satu cara untuk mempertahankan eksistensi yang berkelanjutan.

“Saran saya kita harus punya passion terhadap fashion. Kita harus bangun pelan-pelan secara konsisten ciri khas dan karakteristik kita. Banyak baca buku, kunjungilah museum, pelajarilah mengenai budaya tekstil, art, craft, begitu kita tambah pengetahuan dan wawasan,” pungkasnya.***dian

 

Comments

comments