Nenek Usia 70 Tahun Terapung di Perairan Ternate-Tidore

Seorang nenek berusia (71 tahun) bernama Johariya pada Sabtu (19/12) ditemukan mengapung di perairan antara Kota Ternate-Tidore, karena terjatuh saat di speedboat (ANTARA/Abdul Fatah)

Acuantoday.com— Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ternate, Maluku Utara (Malut) membenarkan, seorang nenek berusia (71 tahun) bernama Johariya pada Sabtu (19/12) ditemukan mengapung di perairan antara Kota Ternate-Tidore, karena terjatuh saat di speedboat.

“Dari informasi, korban hendak bepergian dengan menggunakan speed rute Ternate – Tidore. dikarenakan faktor usia, tiba-tiba korban kehilangan keseimbangan sehingga terjatuh ke laut,” kata Kepala Basarnas Ternate, Muhammad Arafah di Ternate, Sabtu.

Menurut dia, jatuhnya nenek itu diperoleh saat petugas siaga SAR khusus Natal dan Tahun Baru menerima laporan dari seorang warga bernama Asrul Hidayat bahwa seorang lansia yang hendak naik ke speedboat rute Ternate-Tidore terjatuh di Pelabuhan speed Bastiong Ternate.

Sehingga, saat itu, petugas Siaga SAR Natal dan Tahun Baru Basarnas Ternate beserta dengan tim gabungan segera melakukan pertolongan kepada korban. Pada Pukul 09.20 Wit, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan selanjutnya dibawa menuju Rumah Sakit Prima Mangga Dua demi penanganan medis lebih lanjut.

Dia menjelaskan, dengan ditemukannya korban maka Operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat kembali melanjutkan siaga.

Sehari sebelumnya, sebuah speedboad bernama Najwa Kapal bersama dua orang ABK membawa tujuh orang penumpang dikabarkan hilang kontak di perairan Halmahera Provinsi Maluku Utara (Malut) sejak Selasa (15/12) malam dan ditemukan selamat.

Kadispen Koarmada III Kolonel Laut Drs Abdul Kadir melalui siaran pers menyatakan, berdasarkan informasi dan laporan tersebut Komandan Lanal Morotai Letkol Laut (P) Norman Faizal M Tr Hanla memerintahkan Tim SAR Lanal Morotai dengan menggunakan Kapal Angkatan Laut KAL Wayabula melakukan SAR dan pencarian keberadaan speedboat Najwa yang hilang kontak tersebut.

Untuk keselamatan para penumpang kapal tersebut, KAL Wayabula langsung bertolak dari Morotai menyisir rute pelayaran speedboat Najwa.

Meski malam telah larut, berjuang menghadapi ombak besar dan cuaca buruk menjadi tantangan bagi tim SAR Lanal Morotai untuk secepat mungkin menemukan speedboat Najwa. KAL Wayabula dan tim SAR Lanal Morotai yang tidak kenal lelah selama kurang lebih tujuh jam mendapatkan hasil.***nin/ant

Comments

comments