― Advertisement ―

HomeNewsBocah Perempuan 9 Tahun di Bekasi Ditemukan Tewas dalam Lubang Halaman Rumah...

Bocah Perempuan 9 Tahun di Bekasi Ditemukan Tewas dalam Lubang Halaman Rumah Terduga Pelaku Pembunuhnya

Kota Bekasi digegerkan dengan berita ditemukannya seorang bocah perempuan berinisial GH (9) dalam keadaan tewas dan terbungkus karung di rumah terduga pelaku yang membunuh GH.

Penemuan jasad korban tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi pada Minggu (2/6).

Kapolsek Bantargebang AKP Ririn Sri Damayanti menyampaikan, kasus ini berawal dari keluarga korban yang melapor kepada Polisi bahwa GH menghilang sejak Jumat (31/5).

“Korban perempuan 9,5 tahun. Berawal dari orang tuanya melaporkan kehilangan anak. Kemudian orang tuanya diarahkan ke Polres untuk membuat laporan. Tapi kami dari pihak Polsek menyelidiki Untuk laporan kehilangan anak itu koordinasi dengan Binmas Pol,” jelas AKP Ririn.

AKP Ririn juga menyampaikan, setelah dilakukannya penyelidikan dan pemeriksaan saksi, terduga pelaku mengarah kepada seseorang berinisial DS (61), sehingga pihak kepolisian melakukan penggerebekan dan penggeledahan.

Setelah dilakukan proses penggeledahan tersebut, AKP Ririn menyampaikan bahwa jasad korban GH ditemukan terkubur dalam sebuah lubang yang berada di halaman belakang rumah DS (2/6) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Muhammad Firdaus menyampaikan, menurut pengakuan pelaku DS, ia sempat membekap korban dengan menggunakan bantal. Aksi tersebut ia lakukan pada korban pada Sabtu (1/6) sekitar pukul 10.00 WIB.

Ia menyebutkan bahwa korban GH ditemukan di kedalaman lubang sekitar 2,5 meter berdiameter 60×60 cm, yang sebelumnya diniatkan untuk menaruh jet pump air oleh DS.

“Sekitar 2,5 meter dalamnya lubang. Untuk air katanya, untuk jet pump tadinya,” katanya.

Tambah AKBP Firdaus, polisi menaruh kecurigaan pada dua titik lantai rumah pelaku DS yang terlihat belum lama dicor yang akhirnya membuat tim penyelidik dari kepolisian membongkar lantai tersebut.

Ia sampaikan bahwa tindakan tersebut dilakukan juga untuk memastikan apakah ada korban lainnya atau tidak.

Temuan hal lain dari proses penggeledahan oleh AKBP Firdaus beserta timnya yaitu menemukan perlengkapan perdukunan dari rumah DS seperti bunga, kendi, dan benda lainnya.

Tak hanya itu, pihak kepolisian juga menemukan beberapa foto anak-anak di dalam rumah DS. Hal ini membuat tim penyelidik perlu menganalisis lebih dalam terkait penemuan foto-foto tersebut.

Menurut sejumlah orang sebagai tetangga DS mengungkapkan bahwa DS merupakan sosok yang jarang bergaul dan tertutup. Seorang di antaranya, Sarmina mengaku jarang bertemu dan bertegur sapa dengan DS walaupun memiliki tempat tinggal bersebelahan.

“D itu orangnya tertutup, nggak cerita ngga ngobrol walaupun rumahnya deket ngga pernah. Pertama dia sopir angkot, terus berhenti, terus jadi di bengkel,” kata Sarmina.

“Dia kebanyakan sih di dalam rumah, dia sendiri, istri sama anaknya sudah pergi, dia hidup sendiri, rumahnya juga selalu tertutup, kalau keluar sih dia keluar, tapi kita kan nggak tahu ke mana,” sambungnya.

Hal tersebut juga diperkuat oleh seorang tetangga lainnya yang mengatakan bahwa rumah milik DS selalu tertutup. Adapun lampu di dalam rumah DS terlihat redup.

Selain itu, seorang tetangga DS lainnya Sobiri (52) mengungkapkan, kecurigaan terhadap DS bukan tanpa alasan. Beberapa waktu terakhir, sering terlihat bahwa korban terlihat berinteraksi dengan Didi saat sedang asyik bermain di dekat rumahnya.

“Dia (pelaku) sering mondar-mandir di sini (tanah kosong dekat kediaman korban). Korbannya suka main di situ,” ucap Sobirin.

Sobirin mengatakan, Jumat pagi sebelum GH dikabarkan menghilang, GH sedang bermain dengan teman sebayanya.

Pelaku saat ini telah ditangkap oleh polisi dan masih menyelidiki motif pembunuhan yang dilakukan DS kepada GH.